NetworkManager Di Fedora 9, Membuat Networking Di Linux Semakin Mudah
Networking di Linux saat ini bagi rekan-rekan pengguna laptop semakin mudah. Rekan-rekan tidak harus menggunakan command line atau file konfigurasi untuk mengelola koneksi networking (jaringan). NetworkManager memungkinkan hal tersebut dapat berjalan. Ketika rekan-rekan berada pada lokasi dengan koneksi jaringan yang berbeda, misalnya rekan-rekan yang memiliki koneksi Wireless pada area Hotspot, maka NetworkManager secara otomatis akan menghubungkan dengan jaringan Wifi tersebut. Untuk berganti antar jaringan wireless, klik saja dari daftar yang tersedia dalam applet. Dan ketika rekan-rekan kembali ingin menggunakan jaringan dengan koneksi melalui kabel (Wired Network Connection), hanya perlu memasangkan kembali kabel jaringan ke laptop. Dengan demikian, rekan-rekan pengguna laptop yang biasa berpindah antara koneksi Wireless WiFi dan Wired Ethernet connections akan merasakan sangat terbantu dengan adanya NetworkManager ini.
NetworkManager merupakan service/daemon (dengan tools tambahan) untuk memudahkan otomatisasi pengelolaan perangkat jaringan dan koneksi jaringan. NetworkManager semakin powerfull dan fungsional dengan mengintegrasikan dbus dan hal. Salah satu yang penting dari NetworkManager adalah dapat berjalan dalam berbagai desktop-environment (Gnome, KDE, Xfce) dan distro linux (Fedora, Ubuntu, SuSE, Debian, Gentoo, dsb). Source tarballs untuk release terakhir NetworkManager dapat diunduh dari GNOME FTP Server. Read more »
Popularity: 8%
Tags: Fedora, Fedora 9, Linux, Networking
Melanjutkan kebiasaan dan tradisi dengan hadirnya release terbaru distro Linux yang biasa saya gunakan, so kemarin saya instal distro Linux
Tanggal 3-5 Juni kemarin saya kembali memperoleh kesempatan mengikuti kegiatan pelatihan dan uji kompetensi OSS yang diadakan oleh Kementerian
Joomla 1.5 menawarkan beberapa peningkatan fitur berupa kemudahan dalam penggunaan dan pengaturan CMS-nya, diantaranya instalasi ekstension hanya menggunakan satu menu saja, serta dukungan kompatibilitas dengan ekstension versi sebelumnya (menggunakan legacy mode). Tipe ekstensions (
Salah satu cara memperkenalkan Linux dan Free/Open Source Software (FOSS) di Sekolah adalah dengan mengadakan seminar. Pernyataan ini saya peroleh dari beberapa pendapat rekan-rekan saya yang pernah mengikuti seminar Linux dan FOSS di sekolah. Singkatnya adalah dengan mengundang narasumber dari komunitas Linux dan Open Source. Tujuannya untuk mensharingkan dan berbagi pengetahuan, memberi ‘pencerahan’, sekaligus memberikan motivasi kepada pihak sekolah. Dengan demikian, materi yang disampaikan misalnya meliputi:
Empat hari yang lalu saya sengaja mengunduh (download) iso untuk rilis terbaru Ubuntu dari mirror Indonesia, 




