Pelatihan Dasar-dasar Linux Based IGN 2006

Desktop Igos NusantaraTanggal 19 Juni 2007 kemarin, saya dan 2 rekan di kantor (Pak Agus dan Mas Bambang) mengikuti Training for Trainer (TOT) Dasar-dasar Linux Based IGN 2006 yang diselenggarakan oleh Kementerian Negara Riset dan Teknologi bersama Tim IGOS (Indonesia Go Open Source) bertempat di gedung BPPT Ristek. Informasi tentang TOT ini saya peroleh pertama dari majalah Infolinux yang biasa tiap bulan saya beli, trus saya mengunjungi situsnya Ristek, dan mengambil formulir pendaftarannya. Motivasi saya mengikuti Pelatihan ini adalah belajar, mencari solusi terbaik untuk distro Linux yang cocok digunakan di sekolah (Impian saya adalah YBHK Go Open Source), mencicipi software buatan dalam negeri, dan melihat penggunaan OSS di Departemen Kementerian Ristek. Satu hal lagi yang saya kagumi, sejalan dengan misi IGOS, maka pelatihan ini diberikan secara GRATIS.

Materi Training meliputi Pengenalan IGOS Nusantara, Instalasi system, Instalasi program di system IGOS Nusantara, Dasar-dasar perintah di Linux, Pengaturan jaringan, Aplikasi jaringan serta Internet, aplikasi sehari-hari, dan pengaturan systemnya.

Mengenai disto IGN 2006, aplikasi yang disertakan pun masih tergolong standar dan agak ketinggalan zaman, menggunakan kernel Linux 2.6.15. Kebetulan karena kursi yang disediakan penuh, maka saya membawa notebook sendiri. IGOS Nusantara dapat mengenali hampir semua hardware yang ada pada Thosiba satelit, cuma untuk grafis agak kerepotan juga… dan wireless LAN belum bisa dikenali… Berbahasa Indonesia (meski belum semuanya), instalasinya sangat mudah dan user friendly, karena dalam bahasa Indonesia, langkah-langkahnya hampir sama dengan instalasi Fedora Core pada umumnya. Sayangnya saya tidak bisa memilih paket saat instalasinya. Karena instalernya langsung instal tanpa ada menu pilihan paket, termasuk juga tidak ada menu untuk instal password di boot loader grub yang digunakan.

IGOS membawa semboyan Kreativitas tanpa batas (tertulis pada sertifikat pelatihan), saya sendiri belum tahu apa maksud sebenarnya dari kalimat tersebut… Merupakan distro yang dikembangkan dari Fedora Core 5. Beruntung saya karena sudah lumayan terbiasa dengan distro turunan RedHat ini…

Setelah mengikuti pelatihan ini saya ingin memperkenalkan program IGOS di tempat kerja dan persekolahan saya dengan istilah YBHK Go Open Source. Meng-GOS-kan (Go Open Source), berawal dari server dan berlanjut ke desktop… Selanjutnya ke aplikasi yang paling banyak digunakan adalah aplikasi office dan multimedia…

Saya pribadi sangat mendukung usaha Ristek dalam upaya memperkenalkan OSS sebagai alternatif OS komersial yang sangat mahal harganya. Apalagi bagi lembaga pendidikan… Sosialisasi dan publikasi sebaiknya juga dilakukan di sekolah-sekolah, karena sekolah sebagai tempat orang terdidik untuk mendidik dan merupakan tempat terbaik bagi para calon pemimpin bangsa (orang-orang terdidik) bagaimana harus menghormati hasil karya orang lain…

Saran saya untuk Tim IGOS, tambahkan software untuk pendidikan… Dan jika perlu, Ristek bekerjasama dengan Departemen Pendidikan untuk memasukkan materi Open Source Software sebagai mata pelajaran TIK. Materinya berupa: aplikasi office, pemrograman, pengolah grafis, elearning, dan sebagainya… Perlu juga mengembangkan distro yang berbasis debian/ubuntu… sehingga bisa mengikuti kepopuleran Ubuntu seperti saat ini… Perlu juga diberikan Training untuk Aplikasi Server di IGOS Nusantara… Memberikan support gratis untuk sekolah yang mau migrasi… CD gratis untuk setiap orang… Membuat majalah tentang IGOS untuk sekolah-sekolah, Membuat daftar lembaga yang sudah menggunakan OSS, account email gratis dengan subdomain igos.web.id gratis … Portal komunitas IGOS, karya tulis tentang IGOS, software pengelolaan administrasi sekolah gratis (SAS online) yang open source… sertifikasi IGOS (IGOS certified) dengan gelar tertentu (sertifikasi Linux Nasional yang tidak terlalu mahal)…

Selain dapat CD IGOS Nusantara, saya juga memperoleh Panduan, snack, makan siang, majalah Infolinux dan Sertifikat…

Terima kasih Tim IGOS dan Kementerian Ristek… Semoga Indonesiaku benar-benar semakin Go Open Source!

Tagged on: , ,