Press Release Kebijakan Alih Fungsi Guru Tahun 2016

Setelah diluncurkannya Program Guru Pembelajar, kini muncul lagi Program Sertifikasi Pendidik Dan Sertifikasi Keahlian Bagi Guru SMK/SMA atau yang dikenal dengan Program Alih Fungsi Guru dari Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (DitJen GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Informasi tentang apa itu Program Alih Fungsi Guru dapat dilihat di laman http://alihfungsi.gtk.kemdikbud.go.id/. Berikut saya lampirkan press release dari Asosiasi Guru Teknologi Informasi Indonesia (AGTIFINDO) dan Komunitas Guru TIK dan KKPI (KOGTIK) terkait kebijakan alih fungsi guru tahun 2016.

Perhitungan Data Jumlah Calon Guru Sasaran Alih Fungsi Tidak Benar

Perhitungan data Potensi Calon Guru Sasaran Alih Fungsi guru SMK mata pelajaran PKn, Matematika dan Seni Budaya yang terdapat dalam dokumen sosialisasi program Alih Fungsi bagian Konsep Program Sertifikasi Keahlian dan Pendidik (http://alihfungsi.gtk.kemdikbud.go.id/assets/konsep.pdf) di halaman 3, tabel Potensi Calon Guru Sasaran Alih Fungsi adalah tidak benar. Perhatikan screenshot di bawah ini  di bagian B. Guru SMK (PKn, Matematika, dan Seni Budaya), fokus ke perhitungan di kolom Kebutuhan, Tersedia dan Lebih. Berdasar data tersebut guru Matematika Kebutuhannya 5.097 dan Tersedia 818. Bagaimana bisa dikatakan Kelebihan guru matematika 4.280? Bukankah seharusnya malah Kekurangan Guru matematika 4.279? Begitu juga dengan perhitungan untuk guru PKn dan Seni Budaya.

Dokumen selengkapnya (http://alihfungsi.gtk.kemdikbud.go.id/assets/konsep.pdf) tentang konsep program Alih Fungsi atau program Sertifikasi Keahlian dan Sertifikasi Pendidik bagi Guru SMK dan SMA untuk pemenuhan guru produktif di SMK Tahun 2016-2017: