Module CMS Drupal 6.x Terfavorit Pilihan Saya
Drupal, sebagai salah satu CMS Open Source terbaik ternyata telah membuat saya jatuh cinta dan merasa sangat beruntung sekali sudah menggunakannya, meski baru beberapa bulan.. :-D Di CMS Drupal, saya benar-benar masih pemula. Saat ini saya menggunakan Drupal versi 6.x pada situs yang saya maintenance, situs untuk komunitas. Setelah kenal lebih dalam, akhirnya rasa tertarik itu semakin kuat. Selain source Drupal sudah menyertakan beberapa module yang sangat baik, salah satu hal yang sangat menarik adalah tersedianya Module tambahan yang sangat banyak dengan dukungan update fitur serta security untuk tiap module yang sangat cepat. Ditambah lagi dengan adanya fasilitas untuk memperoleh info terbaru tentang versi update terbaru (dengan mengaktifkan module Updates status) untuk Modules dan Themes yang digunakan pada situs berbasis Drupal.
Harapan saya, semoga tulisan ini selain menjadi sharing dan referensi singkat saya, sekaligus feedback dari rekan-rekan master CMS Drupal untuk daftar module Drupal yang biasa rekan-rekan gunakan, sehingga saya juga bisa belajar lebih banyak tentang module Drupal lainnya dari rekan-rekan komunitas pengguna CMS Open Source Drupal..
Read more »
Popularity: 4%
Salah satu alasan saya memilih Ubuntu sebagai distro favorit untuk desktop adalah adanya release versi LTS (Long Term Support). Update sistem didukung selama 3 tahun untuk versi dekstop dan 5 tahun untuk server. Setelah merasa sangat nyaman dengan sistem yang sudah ada (saat ini dengan
Dengan dilaunching-nya release baru OpenOffice.org versi 3 serta GIMP (GNU Image Manipulation Program) versi 2.6, pengin sekali upgrade kedua aplikasi tersebut dalam desktop Hardy yang saya gunakan. Meski demikian, dalam repository update Hardy Heron, versi OpenOffice.org 3 dan GIMP 2.6 tidak disertakan. Oleh karenanya, kita perlu instal sendiri dua aplikasi favorit tersebut. Mengenai fitur baru di OpenOffice.org dapat dibaca di
Belum lama ini (Oktober 2008), telah diterbitkan buku pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) berbasis FOSS untuk Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA) dalam format elektronik (PDF) yang diterbitkan oleh Kementerian Negara Riset dan Teknologi bekerja sama dengan Departemen Pendidikan Nasional dan Departemen Komunikasi dan Informatika, Republik Indonesia. (Links download file buku TIK berbasis FOSS untuk SMA/MA dalam format elektronik (PDF) salah satunya adalah:
Beberapa minggu lalu saya mencoba mulai belajar lagi CMS Open Source
Ini adalah artikel beberapa bulan lalu yang saya temukan terselip di arsip data-data saya, sayang jika dibuang..
Sudah cukup lama saya ingin memberikan sebuah Laptop untuk istri. Laptop yang kira-kira cocok untuk guru, karena istri saya saat ini bekerja sebagai guru Sekolah Dasar (bukan guru komputer). Dan kebetulan pada bulan ini (Agustus) adalah Ultah istri saya, so merupakan saat yang tepat untuk memberikan kado ultah. Setelah melalui berbagai proses (pinjaman lunak dari koperasi salah satunya..), akhirnya kesampaian juga. Minggu lalu saya ajak istri melihat-lihat ke toko komputer langganan saya, trus istri saya bebaskan untuk memilih sendiri Laptop yang disukainya, tentu saja dengan pertimbangan dana yang terbatas. Hehe.. Pilihan istri saya jatuh pada
Sekedar catatan singkat bagaimana mengkonfigurasi repository aplikasi di Linux Fedora 9. Repository yang saya maksudkan adalah melalui media CD/DVD, internet, repository lokal dan jaringan. Membuat repository jaringan sangat penting dilakukan di lab komputer sekolah kita. Tujuannya adalah memudahkan pengelolaan paket baik pada server maupun client.
Memulai tahun ajaran baru di sekolah dan mewujudkan impian memiliki lab komputer berbasis Linux dan FOSS, maka perlu instal Linux dan FOSS serta mengkonfigurasi jaringan didalamnya baik pada server maupun client. Salah satu permasalahannya adalah bagaimana meng-cloning PC Linux? (Maksud saya dengan meng-cloning PC disini adalah meng-cloning harddisk.) Bayangkan seandainya kita diminta untuk menginstal 200 unit komputer berikut sejumlah aplikasi FOSS didalamnya (baik yang disertakan dalam repository distro yang digunakan maupun instal paket sendiri), waktu yang dibutuhkan akan sangat lama bukan? Belum lagi jika ditambahkan dengan konfigurasi pada masing-masing PC tersebut.
Networking di Linux saat ini bagi rekan-rekan pengguna laptop semakin mudah. Rekan-rekan tidak harus menggunakan command line atau file konfigurasi untuk mengelola koneksi networking (jaringan). NetworkManager memungkinkan hal tersebut dapat berjalan. Ketika rekan-rekan berada pada lokasi dengan koneksi jaringan yang berbeda, misalnya rekan-rekan yang memiliki koneksi Wireless pada area Hotspot, maka NetworkManager secara otomatis akan menghubungkan dengan jaringan Wifi tersebut. Untuk berganti antar jaringan wireless, klik saja dari daftar yang tersedia dalam applet. Dan ketika rekan-rekan kembali ingin menggunakan jaringan dengan koneksi melalui kabel (Wired Network Connection), hanya perlu memasangkan kembali kabel jaringan ke laptop. Dengan demikian, rekan-rekan pengguna laptop yang biasa berpindah antara koneksi Wireless WiFi dan Wired Ethernet connections akan merasakan sangat terbantu dengan adanya NetworkManager ini.
Melanjutkan kebiasaan dan tradisi dengan hadirnya release terbaru distro Linux yang biasa saya gunakan, so kemarin saya instal distro Linux 




