Linux, Networking, Open Source, CMS, E-Learning, TIK di Sekolah
Salah satu keunggulan menggunakan Webmail Gmail adalah account Gmail kita dapat diakses menggunakan POP mail client. Saya sudah berhasil mengkonfigurasi account Gmail saya agar dapat diakses POP Thunderbird. Dengan demikian, maka semua e-mail saya dapat di-download dan saya baca di rumah. Thunderbird yang saya gunakan untuk mencoba konfigurasi adalah versi 2.0.0.4 untuk Linux.
Berikut ini adalah langkah-langkah yang saya lakukan untuk konfigurasi account Gmail agar dapat diakses menggunakan POP Thunderbird: read more →
Sejak mengenal Open Source Software dan sedikit banyak mempelajari filosofinya melalui Yayasan Software Bebas, Free Software Foundation dan The GNU Operating System, saya mulai memiliki motivasi dan komitmen untuk menggunakan software Open Source dalam setiap pekerjaan saya sehari-hari… Mulai dari sejak skripsi di kampus Universitas Sanata Dharma (USD) tahun 2004, saya mengambil judul tentang salah satu Open Source Software, dan mengerjakan semuanya termasuk saat presentasi untuk ujian Skripsi (pake OpenOffice, dan sepertinya saya mahasiswa pertama di Ikom USD yang presentasi menggunakan Open Office Presentation (kala itu file-nya masih menggunakan ektension .sxi (OpenOffice.org 1.0 Presentation), belum dalam ekstension .odp (OpenDocument Presentation), menggunakan Dia untuk menggambar topologi jaringan. Sebagai Sistem Operasinya, saat itu saya menggunakan RedHat Linux 9…
Dalam permenungan saya pada bulan-bulan ini, saya ingin melanjutkan mewujudkan komitmen tersebut dalam situs saya ini (http://fxekobudi.net). Semua proses dalam pembuatan dan pengembangan situs blog ini menggunakan software Open Source (sejak dari awal mempelajari CMS WordPress, Webhosting Linux, Membuat draft tulisan-tulisan, mengelola gambar, Upload data di webhosting, Koneksi ke situs saya). Open Your Mind…, begitu kalimat yang selalu teringat dalam otak dan pikiran saya. read more →
Tanggal 19 Juni 2007 kemarin, saya dan 2 rekan di kantor (Pak Agus dan Mas Bambang) mengikuti Training for Trainer (TOT) Dasar-dasar Linux Based IGN 2006 yang diselenggarakan oleh Kementerian Negara Riset dan Teknologi bersama Tim IGOS (Indonesia Go Open Source) bertempat di gedung BPPT Ristek. Informasi tentang TOT ini saya peroleh pertama dari majalah Infolinux yang biasa tiap bulan saya beli, trus saya mengunjungi situsnya Ristek, dan mengambil formulir pendaftarannya. Motivasi saya mengikuti Pelatihan ini adalah belajar, mencari solusi terbaik untuk distro Linux yang cocok digunakan di sekolah (Impian saya adalah YBHK Go Open Source), mencicipi software buatan dalam negeri, dan melihat penggunaan OSS di Departemen Kementerian Ristek. Satu hal lagi yang saya kagumi, sejalan dengan misi IGOS, maka pelatihan ini diberikan secara GRATIS.
Materi Training meliputi Pengenalan IGOS Nusantara, Instalasi system, Instalasi program di system IGOS Nusantara, Dasar-dasar perintah di Linux, Pengaturan jaringan, Aplikasi jaringan serta Internet, aplikasi sehari-hari, dan pengaturan systemnya. read more →
Saya ingin menyampaikan terima kasih saya untuk semua rekan dan Google Indonesia yang sudah membantu saya dalam memulai membangun situs blog saya ini. Kurang dalam 1 bulan (tepatnya 3 minggu) setelah situs ini saya upload dan publikasikan, saya sudah menemukan URL situs saya menggunakan Google Indonesia dengan keyword eko budi dan eko budi kristanto di halaman pertama hasil pencarian Google. Selain itu, saat saya mencoba menemukan informasi tentang situs saya menggunakan keyword lain: dns server linux, saya juga sudah menemukannya meski bukan di halaman pertama pencarian Google.
Saya sangat bersyukur dan berterima kasih, paling tidak kini rekan-rekan saya sudah dapat menemukan informasi yang benar tentang keberadaan saya dan tentang saya dalam setiap pencarian Google. Sekaligus menjadi motivasi saya untuk memberikan yang terbaik dalam setiap kunjungan…
Terima kasih saya atas keberhasilan ini saya sampaikan untuk: read more →
Bagi sebagian rekan-rekan yang mau membuat proxy server dengan Linux, atau bagi adik-adik Ilmu Komputer USD yang mau coba-coba belajar bikin proxy, saya ingin membagikan pengalaman kecil saya dalam membuat proxy menggunakan Linux. Meski banyak software untuk membuat proxy server, saya memilih squid karena paketnya sudah ter-include dalam distro yang saya gunakan (Fedora Core) dan hampir sebagian proxy server Linux menggunakan squid. Untuk spesifikasi hardware yang saya gunakan, dapat dilihat di artikel Proxy Server di tempat kerja saya. Proxy server tersebut menggunakan squid versi 2.6-12 pada distro Fedora Core 6 yang saya fungsikan sebagai:
Menjadi orang IT di sebuah lembaga yang awam dengan urusan komputer (IT), akan sangat berbeda jika menjadi orang IT perusahaan yang memang khusus bergerak di bidang IT, karena dibutuhkan orang yang mempunyai komitmen, motivasi dan imajinasi (lebih) sehingga dapat bertahan dengan aneka tuntutan dan pemahaman yang keliru akan pandangan lembaga kepada orang tersebut… Juga karena dibutuhkan kemampuan untuk meng-coding bahasa orang IT menjadi bahasa yang mereka pahami, dalam berbagai kasus (berdasar situasi dan kondisi) yang mungkin dapat dipecahkan atau menjadi lebih baik dengan bantuan IT. Pandangan bahwa lulusan Ilmu Komputer/Teknik Informatika harus menguasai berbagai bidang komputer menjadi tekanan dan tantangan yang sangat berat… (Seharusnya mereka menyadari, bahwa seorang Guru Bahasa Indonesia belum tentu dapat menjadi Guru Bahasa Inggris… Meski dengan SubJudul yang sama, Guru Bahasa…) read more →
Bagi rekan-rekan yang baru mau memulai membuat situs blog sendiri menggunakan WordPress, saya bisa memberikan saran tentang plugins WordPress terbaik. (Meski saya juga pemula lho… Hehe)
Yang terbaik disini adalah berdasarkan manfaat dan fungsinya jika dipasangkan pada situs web. Paling tidak sudah memberikan manfaat agar situs kita keliatan lebih baik. Berikut ini adalah daftar plugins WordPress terbaik (versi saya):
Sengaja saya mencari-cari alasan kenapa saya memilih dan akhirnya menyukai Linux. Sengaja 21 alasan, karena angka 21 biasanya menjadi angka keberuntungan saya. (Hehe…) Tulisan ini merupakan jawaban jika suatu saat saya ditanya WHY? Jawabnya adalah BECAUSE:
Linux gratis. Gratis disini berarti saya ngga harus membeli lisensi agar bisa menggunakannya. Lisensinya menggunakan GNU GPL. Dapat di-download, digunakan, dimodifikasi sesuai keinginan dan kebutuhan dengan tetap menghormati kode etik dan lisensinya…
Linux untuk semua orang, dari yang miskin sampai dengan yang kaya… Dari yang muda sampai yang tua… Dari yang berkulit hitam sampai yang berkulit putih… Dari yang ahli di bidang komputer sampai ke orang awam. Saya ngga harus beli biaya lisensi yang mahal n uangnya bisa buat beli komputer lagi…
Linux powerfull (stabil), dikembangkan oleh jutaan orang di dunia, ngga hanya sekedar lembaga dengan beberapa orang di dalamnya. Dan banyak orang di dunia sudah menggunakannya… Pakar IT ternama, kampus saya dulu, perusahaan-perusahaan besar, lembaga pemerintahan, lembaga pendidikan..
Linux lebih mudah. Andaikan saya diminta buat server (saat ini baru DNS, Web, dan Proxy), pasti pilih Linux karna Linux sangat siap untuk dikonfigurasi jadi server. Paket-paket yang dibutuhkan sebagian besar sudah disertakan dalam distro yang saya pakai…
Linux open source. Saya bisa oprek source code yang disertakannya. Ngga seperti software close source (kodenya ditutupi), mau merubah sedikit saja susahnya berhari-hari… (cape deh!)
Linux komplet. Saat saya beli 1 DVD sebuah CD Linux (maksud saya distro), di dalamnya sudah disediakan ribuan program (aplikasi) yang siap pakai, ngga harus cari kesana-sini…
Linux lucu dan indah. Logonya pinguin (adik saya pasti suka jika diberi bonekanya), trus ada banyak desktop yang bermacam-macam (dari mulai yang yang sekedar teks saja, hanya desktop saja, sampai yang menunya bisa jungkir balik, melayang-layang, bisa menghilang, sampai ke yang sangat banyak menu dan toolsnya. Ngga hanya ada logo kotak dengan start menu -> program aja… read more →
Mungkin adik-adik angkatan saya di USD saat ini sedang mencari-cari software yang free dan tidak perlu beli biaya lisensi (karena saya tahu bagaimana besarnya biaya pendidikan saat kuliah saya dahulu). Bahwa di dunia ini, ada keindahan dan kebesaran yang tidak dapat dinilai dengan uang, yaitu software OPEN SOURCE. Kenapa open source dan kenapa gratis? Silahkan membaca jawabannya disini
Komunitas Open Source telah memberikan yang terbaik dengan cita-cita mulia membuat dunia menjadi lebih baik.
Yang terbaik menurut saya, belum tentu menjadi yang terbaik untuk Anda, tergantung situasi, kondisi, dan alasan mengapa kita memilihnya. Yang pasti, bahwa ada jutaan software open source di dunia ini, yang dapat dimanfaatkan untuk memberikan pilihan terbaik bagi saya dan Anda. Apapun platform sistem yang digunakan…
Berikut ini adalah daftar software open source terbaik (versi saya) yang saya temui selama ini:
Untuk konfigurasi web server dengan Apache pada Fedora Core 6, secara default sudah dapat jalan dengan hanya menjalankan service httpd saat boot atau dengan command sendiri. Tentunya harus disesuaikan dengan runlevel yang akan digunakan. Dalam bekerja sehari-hari, saya biasa menggunakan runlevel 5.
Kenapa saya harus membuat web server sendiri? Ada 3 alasan, yaitu:
Proses konfigurasi yang saya lakukan:
Powered by WordPress
Thoughtplifier Theme | MWN
Copyright © 2007-2012
FX. Eko Budi Kristanto