fxekobudi.net

My Activities | Linux | Networking | Open Source | CMS | Internet | Opini
only search fxekobudi.net

Archive for the ‘Open Source’ Category

July 24th, 2008

Clonezilla, Software Open Source Powerfull Untuk Clonning PC Linux

Logo ClonezillaMemulai tahun ajaran baru di sekolah dan mewujudkan impian memiliki lab komputer berbasis Linux dan FOSS, maka perlu instal Linux dan FOSS serta mengkonfigurasi jaringan didalamnya baik pada server maupun client. Salah satu permasalahannya adalah bagaimana meng-cloning PC Linux? (Maksud saya dengan meng-cloning PC disini adalah meng-cloning harddisk.) Bayangkan seandainya kita diminta untuk menginstal 200 unit komputer berikut sejumlah aplikasi FOSS didalamnya (baik yang disertakan dalam repository distro yang digunakan maupun instal paket sendiri), waktu yang dibutuhkan akan sangat lama bukan? Belum lagi jika ditambahkan dengan konfigurasi pada masing-masing PC tersebut.
Dengan asumsi bahwa hardware pada PC client yang digunakan memiliki spesifikasi yang sama, so sangat memungkinkan untuk meng-cloning semua PC tersebut. Salah satu solusinya adalah dengan menggunakan Clonezilla.

Clonezilla, sesuai dengan namanya merupakan software open source untuk meng-cloning dan melakukan recovery harddisk (jika sudah dibuat backup-nya dulu lho.. :D ). Software ini bersumber pada distro Debian Live, DRBL, Partition Image, ntfsclone, dan udpcast. Dua tipe Clonezilla yang disediakan adalah Clonezilla live dan Clonezilla server edition. Clonezilla live digunakan untuk clone pada single machine. Sedangkan Clonezilla server edition digunakan untuk meng-clone massal melalui jaringan, dapat digunakan untuk clone 40 komputer lebih secara bersamaan. Berdasar pengalaman saya bersama rekan-rekan ditempat kerja saya selama dua minggu ini menggunakan Clonezilla tersebut (versi Clonezilla Live CD) untuk mengclone PC berbasis Linux yang digunakan di Lab komputer, untuk clone Harddisk sebesar 40 GB yang berisi dual system operasi diperlukan waktu sekitar 10 menit. Dan mengenai ukuran/kapasitas harddisk yang berbeda-beda, tidak menjadi masalah, karena Clonezilla akan otomatis menyesuaikannya. Dan yang menarik lagi kita juga bisa menginstal boot loader (GRUB) jika PC tersebut menggunakan dual booting. Semuanya berjalan mulus, hanya ada sedikit perbedaan pada hasil deteksi interface NIC yang digunakan. Read more »

Popularity: 6%

May 19th, 2008

Mengapa Pemerintah (Indonesia) Harus Mengadopsi Open Document Format (ODF)?

Open Document IconBanyak pemerintahan negara-negara di seluruh dunia sudah mengadopsi Open Document Format (ODF), yaitu format dokumen dengan standar terbuka (open standard). Bagaimana dengan pemerintah Indonesia? Mengapa pemerintah Indonesia harus mulai mengadopsi ODF?
“Tag” yang saya gunakan untuk menemukan jawabannya adalah: document format, close document format (proprietary format), open document format (odf), open standard, pemerintah, dan free/open source software (foss).

Bagi rekan-rekan pengguna Free/Open Source Software (FOSS), jika ingin mengunduh tulisan/dokumen ini dalam format OpenDocument Text (.odt) silahkan klik di sini. (Lisensi-nya Copyleft lho.. :-) Silahkan mendistribusikan, memodifikasi, memperbaiki, mencetak, dan menggunakannya). Rekan-rekan bisa menggunakan berbagai aplikasi pengolah kata berbasis FOSS untuk mengaksesnya (OpenOffice.org Writer, Abiword, KWord, dsb.) Read more »

Popularity: 13%

May 9th, 2008

Seminar Linux dan FOSS di Sekolah

Logo LinuxSalah satu cara memperkenalkan Linux dan Free/Open Source Software (FOSS) di Sekolah adalah dengan mengadakan seminar. Pernyataan ini saya peroleh dari beberapa pendapat rekan-rekan saya yang pernah mengikuti seminar Linux dan FOSS di sekolah. Singkatnya adalah dengan mengundang narasumber dari komunitas Linux dan Open Source. Tujuannya untuk mensharingkan dan berbagi pengetahuan, memberi ‘pencerahan’, sekaligus memberikan motivasi kepada pihak sekolah. Dengan demikian, materi yang disampaikan misalnya meliputi:

  • Pemahaman yang benar tentang lisensi software, HAKI, dan IGOS.
  • Permasalahan lisensi software, HAKI, pembajakan software dan dampaknya bagi pembelajaran dan proses administrasi di sekolah.
  • Linux dan Open Source Software untuk proses administrasi di sekolah.
  • Kurikulum Teknologi Informasi dan Komunikasi (untuk TK, SD, SMP dan SMA) berbasis Linux dan Open Source Software.
  • Instalasi Linux dan software open source untuk laboratorium sekolah.
  • Instalasi Linux dan software open source untuk kantor guru, tata usaha, ruang OSIS, dan perpustakaan sekolah.

Siapa yang menjadi pesertanya? Read more »

Popularity: 16%

April 28th, 2008

9 Harapan Sekolah Untuk Program IGOS Summit 2

I Support IGOS Summit 2Tidak ada kata terlambat dan menyerah untuk maju. Kalimat ini tepat jika saya ucapkan untuk kebijakan Program IGOS yang akan dideklarasikan untuk kedua kalinya, yaitu IGOS Summit 2. Sebenarnya ada beberapa pertanyaan yang selalu mengganggu tidur saya sejak pertama saya membaca akan berlangsungnya event tersebut:

  1. Apa yang menjadi latar belakangnya, apakah IGOS pertama gagal?
  2. Apa tujuan dan komitmen yang akan dibangun melalui IGOS Summit 2?
  3. Siapa saja yang akan menandatangi deklarasi IGOS kedua kalinya ini?
  4. Apa saja strategi pelaksanaan komitmen tersebut?
  5. Apakah besok akan ada lagi program IGOS Summit 3? IGOS Summit 4? IGOS Summit 5?

Tentu saja jawaban ini akan saya peroleh beberapa saat lagi setelah mengikuti event tersebut :-) (semoga saja masih ada tempat yang tersedia, sehingga saya bisa mengajak rekan-rekan kerja saya yang lain).

Berbicara mengenai pertanyaan strategi pelaksanaan komitmen IGOS Summit 2 dalam dunia pendidikan, saya ingin menuliskan harapan sekolah yang ingin mewujudkan komitmen tersebut dengan menggunakan Free/Open Source Software (FOSS) dalam proses pendidikan dan administrasi sekolah. Sekedar usulan dan saran yang menjadi uneg-uneg atas permasalahan yang biasa terjadi di sekolah (dan bukan mewakili sekolah). Harapan ini adalah berdasar pengalaman dan situasi yang saya lihat selama bekerja sebagai staf IT 4 tahun di sekolah, salah satunya bahwa ternyata tidak mudah memperkenalkan Free/Open Source Software (FOSS) di sekolah. Saya merasa sekarang adalah waktu yang cukup tepat untuk menuliskannya, bertepatan dengan event IGOS Summit 2. Tujuannya tentu saja untuk berbagi pengalaman, yang barangkali dapat menjadi inspirasi dengan harapan semoga kebijakan program IGOS Summit 2 tidak hanya sebatas ide bagi penggunaan FOSS di sekolah. Read more »

Popularity: 16%

April 23rd, 2008

7 Alasan Mengapa Indonesia Harus Mengadopsi Free/Open Source Software (FOSS)

I Support IGOS Summit 2Salah satu pertanyaan umum saat ini yang sering diulang-ulang dan menjadi topik berbagai seminar nasional untuk memperkenalkan FOSS adalah apa saja yang menjadi alasan mengapa Indonesia harus mengadopsi FOSS tersebut?

Dengan latar belakang dan tujuan untuk mendukung program IGOS Summit 2, maka saya mencoba menuliskannya dalam artikel sekaligus mencari (googling) dan mempelajari berbagai informasi berkaitan dengan FOSS di Indonesia. (Saya jadi sadar, bahwa kompetisi penulisan artikel di blog ini adalah salah satu cara untuk memperkenalkan dan mempromosikan FOSS dan IGOS).

Free/Open Source Software (FOSS), secara ringkas diartikan sebagai perangkat lunak atau program komputer yang menyertakan kode program (source code, sehingga disebut sebagai opened source) dan tersedia bebas untuk digunakan, digandakan, dipelajari, dimodifikasi, didistribusikan ulang, dan disebarluaskan. Read more »

Popularity: 14%

March 17th, 2008

Bagaimana Cara Memperkenalkan Linux dan Open Source Software di Sekolah?

Tulisan ini berawal dari kegelisahan saya atas sebuah email dari salah satu pengunjung situs saya (anggap saja namanya Budi), yang menanyakan tentang bagaimana cara memperkenalkan linux dan open source software di sekolahnya… Budi memiliki impian dan rencana untuk memperkenalkan Linux dan software open source di sekolahnya dengan cara yang paling tepat. Apa yang menjadi alasan utama? Selain setelah membaca alasan yang pernah saya tuliskan dalam 21 alasan memilih linux, ada beberapa alasan setelah mendapati situasi sebagai berikut: Read more »

Popularity: 18%

January 23rd, 2008

Instalasi Joomla 1.5 versi Stabil di Web Server Lokal pada Linux Fedora 8

Instalasi Joomla 1.5 Fedora 8Joomla 1.5 versi stabil sudah diluncurkan! Setelah menunggu kurang lebih 2,5 tahun, akhirnya Joomla 1.5 diluncurkan kemarin (22 Januari 2008) dengan nama kode Khepri. Fitur apa saja yang disertakan, silahkan dibaca di sini. Seperti rekan-rekan pengguna Joomla yang lainnya, saya menyambut peluncuran ini dengan bahagia tentunya. Tidak berlebihan seandainya dalam kesempatan ini saya pribadi ingin menyampaikan Proficiat untuk para Pengembang dan Komunitas Joomla CMS, yang sudah memberikan yang terbaik (Joomla 1.5 dengan lisensi GNU/GPL Licence). Sebelum menginstal, download source Joomla dari situs resminya di joomla.org. Format file yang saya gunakan adalah tar.gz (Joomla-1.5.0.tar.gz) dengan ukuran file 3,6 MB. Read more »

Popularity: 40%

January 17th, 2008

Instalasi Joomla 1.0.x di Web Server Lokal Berbasis Linux Fedora 8

Instalasi Joomla 1.0Pada artikel saya terdahulu, saya telah menuliskan tentang Ektension Joomla CMS Terbaik Pilihan Saya dan Panduan Singkat Membuat Web Server di Fedora 8. Sekarang saya akan melanjutkan tulisan tersebut untuk memanfaatkan Web Server Fedora dan Joomla CMS dalam membuat situs portal. Selain untuk belajar bagi rekan-rekan pemula pengguna Joomla seperti saya, instalasi ini juga dapat digunakan untuk mempersiapkan situs portal kita sebelum di-upload di webhosting kita (internet). Sebagai catatan, konfigurasi sistem pada Notebook yang saya gunakan adalah:

  • Sistem Operasi: Linux Fedora 8
  • Web Server : Apache (httpd 2.2.6-3)
  • DNS untuk domain lokal: www.sarolangun.local
  • Lokasi root direktori webserver : /var/www/html/sarolangun
  • User dan Group yang menjalankan webserver: user Apache dan group Apache Read more »

    Popularity: 37%

July 19th, 2007

Membuat situs portal dengan OSS Joomla CMS

Salah satu kontribusi komunitas open source untuk dunia adalah dengan adanya software untuk membuat situs portal berbasis CMS (Content Manajemen System). Banyak sekali Software Open Source <OSS> yang dikembangkan oleh komunitas untuk kita gunakan sebagai mesin pembuat situs portal. Beberapa diantaranya yang memiliki fitur sangat baik dan telah banyak digunakan dalam pembuatan situs portal adalah: Joomla, Mambo, MediaWiki, dan Drupal. Rekan-rekan dapat mengunjungi situs resminya untuk mendapat penjelasan lebih lanjut. Sekedar informasi, saya sudah berhasil menjalankan ke-4 aplikasi CMS tersebut. Pada kesempatan lain akan saya ceritakan satu persatu pengalaman saya bersamanya. Pada kesempatan ini saya ingin menceritakan pengalaman saya dalam membuat situs portal menggunakan Joomla CMS untuk membuat situs tempat kerja saya beberapa bulan lalu, di Biro Sarana YBHK. Kebetulan saat ini saya juga sedang mulai membuat situs portal untuk ruangan Biro tempat kerja saya yang baru dan belum saya publish, sehingga saya lebih mudah menuliskannya.

Joomla merupakan aplikasi CMS yang saya pelajari cukup serius untuk mengenal OSS pembuat website CMS. Meski sebelumnya saya sudah mencoba dengan Mambo. Situs resmi Joomla di http://www.joomla.org, saat saya menuliskan artikel ini versi stabil yang bebas didownload adalah Joomla 1.0.12. Untuk memulai membuat situs tersebut, pastikan bahwa LAMP (Linux, Apache, PHP, dan MySQL) yang digunakan sudah berjalan dengan baik. Langkah-langkah saya dalam pembuatan selengkapnya sebagai berikut: Read more »

Popularity: 29%

June 21st, 2007

fxekobudi.net Go Open Source

Sejak mengenal Open Source Software dan sedikit banyak mempelajari filosofinya melalui Yayasan Software Bebas, Free Software Foundation dan The GNU Operating System, saya mulai memiliki motivasi dan komitmen untuk menggunakan software Open Source dalam setiap pekerjaan saya sehari-hari… Mulai dari sejak skripsi di kampus Universitas Sanata Dharma (USD) tahun 2004, saya mengambil judul tentang salah satu Open Source Software, dan mengerjakan semuanya termasuk saat presentasi untuk ujian Skripsi (pake OpenOffice, dan sepertinya saya mahasiswa pertama di Ikom USD yang presentasi menggunakan Open Office Presentation (kala itu file-nya masih menggunakan ektension .sxi (OpenOffice.org 1.0 Presentation), belum dalam ekstension .odp (OpenDocument Presentation), menggunakan Dia untuk menggambar topologi jaringan. Sebagai Sistem Operasinya, saat itu saya menggunakan RedHat Linux 9…

Dalam permenungan saya pada bulan-bulan ini, saya ingin melanjutkan mewujudkan komitmen tersebut dalam situs saya ini (http://fxekobudi.net). Semua proses dalam pembuatan dan pengembangan situs blog ini menggunakan software Open Source (sejak dari awal mempelajari CMS Wordpress, Webhosting Linux, Membuat draft tulisan-tulisan, mengelola gambar, Upload data di webhosting, Koneksi ke situs saya). Open Your Mind…, begitu kalimat yang selalu teringat dalam otak dan pikiran saya. Read more »

Popularity: 18%