Optimasi Database WordPress Untuk Meningkatkan Performa dan Kinerja Blog

Performa dan kinerja blog yang handal menjadi isu penting untuk blogger yang menggunakan hosting sendiri seperti blog saya ini. Bagi saya saat ini, ada 2 alternatif cara yang dapat digunakan untuk optimasi database wordpress, yaitu dengan phpMyAdmin (tool berbasis web untuk mengelola database MySQL) atau dengan plugin WP-Optimize. Latar belakang posting ini bermula dari beberapa hari lalu, saya melihat ukuran database wordpress blog saya ini menjadi sangat besar, meskipun selama ini saya kurang menyadarinya ukuran normalnya berapa.. šŸ™‚

Dari menu plugin WP-Optimize, terlihat ukuran database blog menjadi hampir 190 MB, dan isi yang paling besar sekitar 180 MB adalah tabelĀ  wp_commentmeta. Kemudian saya mencari informasi tentang tabel database ini di manual WordPress versi online, yaitu WordPress Codex dan ketemu info yang menjelaskan semua tabel standar bawaan database WordPress di Database Description WordPress Codex. Saya juga menjadi tahu kalau tabel database wordpress standar jumlahnya adalah 11, yaitu wp_commentmeta, wp_comments, wp_links, wp_options, wp_postmeta, wp_posts, wp_terms, wp_term_relationships, wp_term_taxonomy, wp_usermeta, dan wp_users.

Bermodalkan informasi tersebut, kemudian saya googling tentang ukuran sebenarnya dari tabelĀ  wp_commentmeta, dan menemukan banyak informasi yang menyatakan isu seputar ukuran tabelĀ  wp_commentmeta yang membesar tidak normal diakibatkan karena bug di plugin akismet (antispam di wordpress). Meski saya sudah menggunakan WP-Optimize, namun ukurannya tidak bisa diperkecil lagi. Satu-satunya cara adalah dengan menggunakan phpMyAdmin dan menjalankan query SQL di phpMyAdmin berikut ini:

DELETE FROM wp_commentmeta WHERE comment_id NOT IN (SELECT comment_id FROM wp_comments)

Hasilnya luar biasa, ukuran tabel database wp_commentmeta yang semula 185.72 MB menjadi hanya 185,6 KB. Untuk amannya, sebelum melakukan perintah tersebut, sebaiknya backup dahulu databasenya : -)

Selain itu, saya juga mengechek tabel-tabel di database untuk menyakinkan tabel tersebut benar-benar digunakan blog atau hanya tabel sisa bongkar pasang plugin WordPress. Beberapa tabel yang dibuat oleh instalasi plugin yang sudah tidak saya gunakan lagi saya drop. Sekarang tabel database blog WordPress menjadi lebih ramping, ringan dan cepat diaksesnya.

Untuk perawatan rutin, saya tetap setia dengan WP-Optimize. WP-Optimize sendiri memiliki fungsi untuk membersihkan dan optimasi database langsung dari backend administrasi WordPress tanpa harus menggunakanĀ  phpMyAdmin. Fitur WP-Optimize diantaranya adalah: menghapus revisi posting WordPress, menghapus auto draft posting, menghapus semua komentar dalam antrian yang ditandai sebagai spam, menghapus semua komentar yang tidak disetujui, menjalankan perintah mengoptimalkan mysql pada tabel database tanpa phpMyAdmin, dan menampilkan statistikĀ  tabel database serta menunjukkan berapa banyak ruang dapat dioptimasi dan berapa banyak ruang telah dikosongkan.

Selamat meng-optimasi database blog berbasis CMS Open Source WordPress šŸ™‚