DNS Server Linux

On May 26, 2007, in Fedora, Linux, Networking, Server, by FX. Eko Budi Kristanto - 12,524 views

Mau membuat DNS Server di Linux? Dengan berbagai Domain yang berbeda? Mudah saja, ikuti petunjuk saya (ini sudah terbukti berjalan dengan mulus dan ngga pernah trouble lho…)

Prosesnya begini:

  1. Interface Network card yang digunakan dipastikan sudah terkonfigurasi dengan baik (lihat file /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0)

  2. Edit file konfigurasi named (named.conf, sesuaikan dengan konfigurasi Anda! (termasuk lokasinya)

  3. Buat file zone untuk domain yang disebutkan (reverse dan resolv-nya)

  4. Edit konfigurasi /etc/resolv.conf

  5. Jalankan service named

  6. Jika hasilnya adalah [OK] maka DNS Server sudah berhasil, jika hasilnya [FAILED] maka harus check error, ketikkan saja command

    # tail -f /var/log/messages
  7. Dan jika masih error terus, bersabar dan berdoalah…

Untuk lebih jelasnya saya sertakan konfigurasi dan langkah-langkah yang saya lakukan:

Catatan: root direktori file konfigurasi saya adalah pada direktori /var/named/ (dengan lokasi ini (chroot) akan lebih aman daripada jika lokasi defaultnya pada /etc (yang sudah diketahui umum), tapi Anda perlu menyesuaikan dengan sistem Anda)

Bagian yang saya tambahkan pada file /var/named/chroot/etc/named.conf:

// ————-
// Resolve DNS
// ————-
zone “linuxer.local” IN {
type master;
file “zone/linuxer.local.zone”; //> lokasi dan nama file zone
allow-update { key “rndckey”; };
allow-transfer { 192.168.0/26; }; //> sesuaikan dengan netmask Anda
notify yes;
};
 
// ————-
// Reverse DNS
// ————-
zone “0.168.192.in-addr.arpa” IN {
type master;
file “zone/0.168.192.in-addr.arpa.zone”;
allow-update { key “rndckey”; };
allow-transfer { 192.168.0/26; };
notify yes;
};
include “/etc/named.primary.conf”; //> menyertakan konfigurasi untuk virtual domain

Setelah itu saya membuat file dengan nama named.primary.conf yang saya letakkan pada direktori /var/named/chroot/etc yang menyatakan konfigurasi untuk virtual domain (maksud saya adalah agar memudahkan untuk menambah berapapun jumlah domain yang diinginkan):

Berikut sebagian (2 virtual domain) dari isi file /var/named/chroot/etc/named.primary.conf:

// —————————-
// Virtual domain fxekobudi.local
// —————————-
zone “fxekobudi.local” IN {
type master;
file “zone/fxekobudi.local.zone”;
allow-update { key “rndckey”; };
allow-transfer { 192.168.0/26; };
notify yes;
};
 
// —————————-
// Virtual domain forum.local
// —————————-
zone “forum.local” IN {
type master;
file “zone/forum.local.zone”;
allow-update { key “rndckey”; };
allow-transfer { 192.168.0/26; };
notify yes;
};

Setelah saya simpan, saya buat direktori untuk file zone domain dan virtual domain pada /var/named/chroot/var/named/ dan merubah permissionnya dengan perintah:

[root@ibm-eko fxekobudi]# mkdir /var/named/chroot/var/named/zone
[root@ibm-eko fxekobudi]# chown named.named /var/named/chroot/var/named/zone

Pada direktori zone tersebut saya letakkan file zone untuk domain, salah duanya adalah:

/var/named/chroot/var/named/zone/linuxer.local.zone (untuk resolve address)

$TTL	86400
@		IN SOA	ns.linuxer.local. 	root.linuxer.local. (
77 		; Serial
3H		; refresh
15M		; retry
1W		; expiry
1D )		; minimum
 
IN NS		ns.linuxer.local.
IN MX	10	mail.linuxer.local.
ns	IN A		192.168.0.44
mail	IN CNAME	ns
www	IN CNAME	ns
ftp	IN CNAME	ns
proxy	IN CNAME	ns

(Setelah disimpan, rubah permission file di atas dengan menjalankan command berikut:

# chown root.named * )

/var/named/chroot/var/named/zone/0.168.192-in.addr-arpa.zone (untuk reverse address)

$TTL	86400
@     IN SOA   ns.linuxer.local. 	root.linuxer.local. (
77 		; Serial
3H		; refresh
15M		; retry
1W		; expiry
1D )		; minimum
 
IN NS    ns.linuxer.local.
44    IN PTR   ns.linuxer.local.

Terakhir, saya rubah file /etc/resolv.conf menjadi:

search linuxer.local
nameserver 192.168.0.44

Dan terakhir lagi, saya jalankan service named saat itu juga:

[root@ibm-eko fxekobudi]# /sbin/service named start

Dan saya aktifkan service named untuk runlevel 3 dan 5 dengan command:

[root@ibm-eko fxekobudi]# /sbin/chkconfig –levels 35 named on

Dengan demikian pada notebook saya, dengan hanya menggunakan 1 IP address saya bisa memiliki 7 domain yang berbeda (kebetulan saya bikin 7. hehe… Nanti kalau saya bikin ISP sendiri saya akan bikin ribuan domain…)

Tagged with:  

29 Responses to DNS Server Linux

  1. ian says:
    Firefox 2.0.0.4 Firefox 2.0.0.4 Windows XP Windows XP

    <p>mas saya punya masalah nih saya diminta membuat user FTP yang berbeda2 trus tiap usr itu mempunyai grant yang berbeda2 pula…pertanyaan saya:<br />
    1. bagaimana membuat user FTP yang berbeda??<br />
    2. mengatur GRANT buat tiap user FTP???</p>
    <p>mohon jawabanya </p>
    <p>terimakasih sebelumnya mas…</p>

    FX. Eko Budi Kristanto:
    Kalau yang beginian saya belum pernah coba Mas…
    Pernah coba waktu training menggunakan user anonymous
    Solusi saya:
    1. Coba baca mini-howto yang ada pada sistem Mas Ian, pake command: locate proftpd untuk cari lokasinya (di tempat saya pada /usr/share/doc/proftpd/howto)
    2. User unix di Linux yang terdaftar dalam /etc/passwd pasti bisa deh…
    3. Untuk ngatur grant tiap user, kayaknya dari file konfigurasinya (/etc/proftpd.conf)
    Oh ya, user yang terdaftar dalam /etc/ftpusers ngga bisa akses ftp lho…

  2. nandi says:
    Firefox 2.0.0.6 Firefox 2.0.0.6 GNU/Linux GNU/Linux

    Mas tolong artikelnya ini diperjelas dong !
    sebab aku masih kurang ngerti/belum terlalu tau tentang linux,karena aku baru 1bulan pindah dari Windows ke linux.
    padahal masih kurang orang yang tau Linux di Indonesia.
    Mudah mudah-mudahan dengan artikel anda Indonesi bisa seperti negara-negara lain . Amin……………………………….
    TOLONG YAH MASS…………………….

  3. Teodorus Susilo says:
    Internet Explorer 6.0 Internet Explorer 6.0 Windows XP Windows XP

    Lumayan artikelnya pak…gmn kabare kok ga dengar lagi…
    Sukses ya bos..Maju trs….GBU..

    FX. Eko Budi Kristanto:
    Mas Susilo, aku tersanjung banget lho…
    Mas mau mampir di situsku. Eh, aku bukan Bos Mas… Haha
    GBU too…

  4. -=wd=- says:
    Firefox 1.5.0.7 Firefox 1.5.0.7 Fedora 6 Fedora 6

    mas,,yang proxy dah jadi..thank…
    now tinggal dns server,,,
    ada masalah minta bantuanya…
    named.conf tak cari ga ada,,
    apa perlu mkdir dulu ya mas?
    tolong ya mas..
    soalnya tak cari di /var , /etc juga g ada folder named tuh…
    gmn mas?

    maturnuwun ya mas…

    FX. Eko Budi Kristanto:
    Untuk named.conf di fresh install Fedora 7 memang ngga ada Mas… Tapi ada contoh di /usr/share/doc/named…/ yang dapat digunakan untuk membuatnya. Atau gunakan saja file named.conf saya.

  5. -=wd=- says:
    Google Wireless Transcoder Google Wireless Transcoder Windows 2000 Windows 2000

    Ngapunten mas nanya lg,,punyaku fedora 6 n folder named g ad..Ap bisa seandainya saya bkin folder ndiri named trus di daleme tak kaseh jg named.Conf punyana mas eko?Trus wkt ip saya set manual bukan otomatis n dns jg dah tak set ke ip server tp kok g isa conect internet y mas clientnya?Thnx mas..Maap dah ngrepoti.

    FX. Eko Budi Kristanto:
    Saya senang dan salut dengan orang yang mau terus belajar Mas…
    Seharusnya folder named tersebut sudah ada lho… Coba check paket bind yang terinstal apa saja. Gunakan command # rpm -qa | grep bind. Besok pagi saya akan publish artikel untuk DNS Server di Fedora 8. Selamat belajar Mas. Tetap semangat ya…

  6. QQ says:
    Firefox 2.0.0.3 Firefox 2.0.0.3 Fedora 7 Fedora 7

    mas saya sudah berhasil setting dns server di fedora 7, tapi ketika saya coba bikin sub domain untuk virtualhostnya ketika dicoba dibrowser keluarnya “The requested URL could not be retrieved” terus yah, padahal klo di dig sama nslookup semuanya ok, setelh saya cek sana-sini sepertinya ada yang kurang pada settingan named.rfc1912.zones atau named.caching-nameserver.conf, karena saya disini menggunakan proxyserver, apabila saya tidak terhubung ke proxyservernya bisa saya akses tuh yang subdomainnya…
    nah kira-kira settingannya kurang apa yah mas, jadi supaya bisa akses internet juga intranet?? untuk saat ini saya belum mempunyai ip publik,
    untuk settinggannya kira2x sama seperti pada sampel named.conf.

    FX. Eko Budi Kristanto:
    Saya juga mengalami hal yang sama Mas. Hehe… Besok kita cari solusinya deh.

  7. M. Indra P says:
    Firefox 2.0.0.12 Firefox 2.0.0.12 Windows XP Windows XP

    Mas aku tanya ,
    Aku pake fedora 7, apa bisa main gateway/server internet sharing jadi satu dengan DNS Server dan Proxy Server ?

    Trim’s

    FX. Eko Budi Kristanto:
    Bisa saja Mas, salah satu proxy server di tempat saya juga berfungsi sebagai DNS Server .. :D

  8. M. Indra P says:
    Firefox 2.0.0.3 Firefox 2.0.0.3 Fedora 7 Fedora 7

    Tanya Mas….

    saya setting DNS server, setelah di nslookup muncul

    dns : xaverius.lokal
    address : 192.168.1.99

    can’t find xaverius.lokal : SERVFAIL

    FX. Eko Budi Kristanto:
    Semua sudah dikonfigurasi Mas? Service DNS server sudah berjalan dan tidak ada error?

  9. angga says:
    Firefox 3.0b3 Firefox 3.0b3 Windows XP Windows XP

    mas aku mau tanya seputar server dilinux????gini saya dapat tugas besar bikin virtual user ftp>>>bisa kasih tau enga cara konfigurasinya..tolong kasih tau secepatnya?????

  10. WordPress MU WordPress MU

    [...] menggunakan Linux Fedora sebenarnya pernah saya tuliskan pada artikel saya yang terdahulu, tentang DNS Server Linux, Web Server Linux. Dengan tujuan membantu rekan-rekan yang baru saja beralih ke Linux dan kebetulan [...]

  11. imin says:
    Firefox 2.0.0.3 Firefox 2.0.0.3 Fedora 7 Fedora 7

    mohon bantuanya mas…..
    saya coba membangun DNS server pakai fedora core 7 masalahnya kok file named.conf nya nggak ada di direktory /etc . saya sudah coba instal packet
    *bind-9.4.0-6.fc7.i386.rpm
    *bind-chroot-9.4.0-6.fc7.i386.rpm
    *bind-utils-9.4.0-6.fc7.i386.rpm
    *bind-libs-9.4.0-6.fc7.i386.rpm
    *binutils-2.17.50.0.12-4.i386.rpm
    *caching-nameserver-9.4.0-6.fc7.i386.rpm
    instalisasinya sukses 100%(namun ada sedikit warning pesanya “NOT KEY”)
    tapi tetep nggak bisa, yang muncul hanya file named.caching-nameserver.conf, apa sama ya dengan file named.conf, tolongg solusinya mas
    …eh mas sorry nanya lagi kalau di windows hostname itu diatur dimana ya?

    FX. Eko Budi Kristanto:
    Warning itu karena kita ngga memasukkan GPG key untuk aplikasi yang diinstal Mas. Untuk named.conf di fresh install Fedora 7 memang ngga ada Mas… Tapi ada contoh di /usr/share/doc/named…/ yang dapat digunakan untuk membuatnya. Atau gunakan saja file named.conf saya. Di windows kayaknya dibagian System Properties.. :D

  12. Membuat DNS Server, Web Server dan Database Server Menggunakan Linux Fedora 8 « my chest word says:
    WordPress MU WordPress MU

    [...] menggunakan Linux Fedora sebenarnya pernah saya tuliskan pada artikel saya yang terdahulu, tentang DNS Server Linux, Web Server Linux. Dengan tujuan membantu rekan-rekan yang baru saja beralih ke Linux dan kebetulan [...]

  13. WordPress MU WordPress MU

    [...] menggunakan Linux Fedora sebenarnya pernah saya tuliskan pada artikel saya yang terdahulu, tentang DNS Server Linux, Web Server Linux. Dengan tujuan membantu rekan-rekan yang baru saja beralih ke Linux dan kebetulan [...]

  14. teguh says:
    Firefox 3.0.1 Firefox 3.0.1 Windows XP Windows XP

    maturnuwun mas.. artikel2 nya memberi pencerahan….

  15. imam says:
    Firefox 2.0.0.16 Firefox 2.0.0.16 Windows XP Windows XP

    Trima kasih mas Eko.. lg mau belajar buat hosting sendiri nich..

  16. doel says:
    Firefox 3.0.1 Firefox 3.0.1 Windows XP Windows XP

    klo setting dns di fedora core9 caranya gimana ya? tolong tutorialnya donk

  17. fury says:
    Firefox 3.0.7 Firefox 3.0.7 Windows XP Windows XP

    mas tlong bantu aq donk ?
    tugas akhir tentang dns menggunakan linux mandrike 9.2

  18. WordPress MU WordPress MU

    [...] lebih mudah. Andaikan saya diminta buat server (saat ini baru DNS, Web, dan Proxy), pasti pilih Linux karna Linux sangat siap untuk dikonfigurasi jadi server. [...]

  19. Muhammad Yazid Al-Qahar » e-Learning, Software Engineering, Personal Branding, Corporate Blogging, Internet Marketing, Knowledge Management and Open Content says:
    WordPress 2.8 WordPress 2.8

    [...] menggunakan Linux Fedora sebenarnya pernah saya tuliskan pada artikel saya yang terdahulu, tentang DNS Server Linux, Web Server Linux. Dengan tujuan membantu rekan-rekan yang baru saja beralih ke Linux dan kebetulan [...]

  20. ayu says:
    Firefox 3.0.12 Firefox 3.0.12 Windows XP Windows XP

    pak, kalo kita setting PC sebagai LDAP server, apkah IP LDAP server sama dengan IP DNS?

    FX. Eko Budi Kristanto:
    Apakah fungsi LDAP server dan DNS server berada dalam 1 server? Jika demikian, IP-nya dibuat sama saja.

  21. KOMUNITAS PELAJAR ILMU KOMPUTER INDONESIA says:
    Firefox 2.0.0.1 Firefox 2.0.0.1 Windows XP Windows XP

    Apa itu DNS? Suatu Server yang digunakan untuk me-resolve atau menerjemahkan suatu nama domain ke IP dan sebaliknya.
    Mengapa memakai Open DNS? Karena Open DNS mempunyai banyak kelebihan.
    Kelebihan Open DNS.
    1. Menangani permintaan client dengan sangat cepat
    2. Dapat memblokir situs-situs yang diinginkan lewat pengaturan IP-Public.
    3. DLL
    Kesimpulan OpenDNDS dapat mempercepat akses internet dengan kelbihan yang dimilikinya.
    Bagaimana caranya memakai open DNS? Coba anda daftar di http://www.opendns.com
    Kemudian setting IP anda…. dengan preffered DNS 208.67.222.222 Alternate DNS 208.67.220.220
    Selamat Mencoba….

    Salam dari kami :
    KOMUNITAS PELAJAR ILMU KOMPUTER INDONESIA

  22. afiq says:
    Firefox 3.5.5 Firefox 3.5.5 Windows XP Windows XP

    mas, mau tanya nich..
    Saya sudah punya server gateway seperti berikut:

    internet—-server—eth1(LAN)
    |
    eth2(Hotspot)

    server ada 2 network, untuk LAN (192.168.1.1)dan untuk Hotspot(192.168.1.2).

    Misalkan kalo mau saya install DNS local, gimana konfigurasinya agar bisa melayani kedua network tersebut??

    thanks

  23. XML-RPC XML-RPC

    [...] menggunakan Linux Fedora sebenarnya pernah saya tuliskan pada artikel saya yang terdahulu, tentang DNS Server Linux, Web Server Linux. Dengan tujuan membantu rekan-rekan yang baru saja beralih ke Linux dan kebetulan [...]

  24. XML-RPC XML-RPC

    [...] lebih mudah. Andaikan saya diminta buat server (saat ini baru DNS, Web, dan Proxy), pasti pilih Linux karna Linux sangat siap untuk dikonfigurasi jadi server. [...]

  25. Rudy says:
    Firefox 3.6.3 Firefox 3.6.3 Windows XP Windows XP

    Amien bisa mbangun isp sendiri……

  26. Google Chrome 6.0.472.63 Google Chrome 6.0.472.63 Windows XP Windows XP

    terima kasih. bekerja dengan baik :)

  27. Firefox 3.6.4 Firefox 3.6.4 GNU/Linux GNU/Linux

    artikel yang berguna, om

  28. wisnu says:
    Firefox 4.0 Firefox 4.0 Windows 7 Windows 7

    Dear Pak Eko,

    Saya mau tanya.. Penjelasan bapak ttg DNS ini kan di lokal bapak ya..
    Saya memiliki 2 domain pak.. satu untuk web satu lagi untuk email (saya bedakan)
    Misal: wisnu.com untuk website, dan wisnu.co.id untuk email..
    Permasalahan saya adalah ketika orang mengakses website wisnu.co.id kok tampil website ya ??
    hasil nslookup publik ip saya mengarah ke wisnu.co.id, sedangkan kalo di nslookup wisnu.com mengarah ke publik ip yg sama..

    settingan /var/named/chroot/etc/named.conf sebagai berikut;

    logging {
    };
    controls {
    inet 127.0.0.1 port 953 allow { 127.0.0.1; } keys { rndc-key; };
    };
    zone “binabusana.com” {
    type master;
    file “/var/named/wisnu.com.hosts”;
    };

    Mohon pencerahan pak…

    Salam,
    Wisnu

  29. kelasLINUX says:
    Konqueror 4.4 Konqueror 4.4 GNU/Linux GNU/Linux

    Makasih Pak Eko, panduan ringkas yg bagus untuk dimanfaatkan bersama enthusiast FOSS.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> <pre lang="" line="" escaped="" highlight="">