fxekobudi.net

My Activities | Linux | Networking | Open Source | CMS | Internet | Opini
only search fxekobudi.net
May 26th, 2007

Instalasi Fedora Core 6

by FX. Eko Budi Kristanto

Berikut langkah-langkah Instalasi dari media DVD-ROM pada notebook IBM ThinkPad R51e yang saya gunakan saat bekerja di rumah – hadiah dari orang tua saya):
Pilihan mode instalasi yang saya gunakan berbasis grafis (Graphical User Interface), sehingga dapat menggunakan mouse untuk bernavigasi.

1. Pilihan Bahasa
Pilihan ini digunakan untuk menentukan bahasa yang digunakan selama proses instalasi. Saya memilih bahasa Inggris (English) karena lebih terbiasa, daripada menggunakan pilihan bahasa Indonesia. Bagi pemula, saya sarankan gunakan bahasa Indonesia.

2. Konfigurasi Keyboard
Memilih layout keyboard yang digunakan. Pilihan ini akan menentukan penerjemahan tombol-tombol keyboard yang digunakan oleh sistem. Saya memilih U.S. English. Sebagian besar layout keyboard yang beredar di Indonesia adalah U.S. English.

3. Pilihan Modus Instalasi (Instal atau Upgrade)
Secara otomatis program instalasi Fedora Core 6 akan mendeteksi ada tidaknya instalasi Fedora Core pada sistem sebelumnya. Jika sudah terdapat instalasi Fedora Core versi-versi sebelumnya, maka akan tampil pilihan Upgrade an existing Installation. Saya memilih instalasi Fedora Core 6 yang baru pada sistem, dengan memilih Install Fedora Core.

4. Pemilihan Partisi Harddisk
Tersedia pilihan untuk mempartisi harddisk sebagai berikut:
Remove all Linux partitions on this system – pilihan ini untuk menghapus hanya partisi Linux saja.
Remove all partitions on this system – pilihan ini akan menghapus semua partisi pada harddisk.
Keep all partitions and use existing free space – pilihan ini untuk melakukan partisi dan instalasi sisa harddisk. Artinya, proses instalasi tidak akan menghapus partisi yang sudah
ada, tetapi akan membuat partisi yang baru di sisa harddisk yang belum terpakai.
Create custom layout – pilihan ini untuk melakukan partisi sesuai dengan kemauan kita. Saya memilih partisi harddisk secara manual dengan menggunakan Create Custom Layout.

5. Konfigurasi Partisi Harddisk
Harddisk notebook sebesar 40 GB dipartisi menjadi 5. Saya membuat sebuah VolumeGroup partisi LVM (Logical Volume Management) untuk menyimpan partisi / dan
swap. Detail partisi yang dibuat adalah: /boot, LVM PV (untuk partisi / dan swap), dan /home (untuk menyimpan
data-data kerja saya).

6. Konfigurasi Boot Loader
Untuk menjalankan sistem tanpa menggunakan disket boot, perlu diinstalasi sebuah boot loader ke harddisk. Boot loader adalah program yang akan dimuat oleh BIOS komputer dan
bertanggung jawab untuk membaca kernel sistem operasi dan memberikan kendali jalannya sistem kepada kernel tersebut. Pada akhirnya kernel akan melakukan inisialisasi terhadap
sistem dan mengendalikannya.
Program instalasi menyediakan dua pilihan, yaitu GRUB atau tanpa boot loader. GRUB (Grand Unified Bootloader), dijadikan boot loader default pada Fedora Core 6. GRUB mampu memuat berbagai sistem operasi dan dapat diinstal pada salah satu lokasi berikut:
1. Master Boot Record (MBR)
2. Sektor pertama pada partisi boot
Saya menggunakan GRUB sebagai boot loader dan menambahkan password untuk GRUB. GRUB diinstal pada MBR.

7. Konfigurasi Jaringan
Dalam tahap ini, akan dilakukan konfigurasi network card. Pada notebook saya, menggunakan network card Broadcom Corporation NetXtreme Fast Ethernet. Program
instalasi telah mendeteksi adanya sebuah network card dan menampilkannya dalam daftarjaringan sebagai eth0.
Langkah selanjutnya adalah menentukan informasi untuk network card tersebut. Informasi ini meliputi IP address, netmask jaringan, nama host (hostname), gateway, dan Domain Name Server (DNS) jaringan. (Karena jaringan di tempat saya dalam waktu dekat ini belum akan
menggunakan IPv6, maka option IPv6 saya disabled, karena jika tidak, akan memperlambat kinerja PC.

8. Pilihan Time Zone
Menentukan time zone sesuai dengan wilayah waktu. Saya memilih Asia/Jakarta (Java & Sumatra), untuk Waktu Indonesia bagian Barat. Hapus tanda check untuk pilihan System clock uses UTC.

9. Menentukan Password Root
Root adalah user yang digunakan untuk administrasi sistem. Pada menu, diminta untuk memasukkan password dua kali untuk memastikan password yang dimasukkan benar-benar
sesuai dengan yang dimaksud dan tidak terjadi salah ketik ketika memasukkan password. Password root minimal terdiri dari 6 karakter.

10. Memilih Group Paket
Pada langkah sebelumnya, saya telah memilih instalasi model Custom. Dengan pilihan ini saya akan memilih sendiri paket yang akan diinstal pada sistem. Saya memilih beberapa
paket yang dibutuhkan untuk keperluan demo server, diantaranya DNS, Web Server, Proxy,
Firewall, VNC, Samba, NFS
dan File Server, paket X Window (termasuk display manager XDM dan GDM) dan untuk desktop saya menggunakan GNOME.

11. Instalasi Paket
Proses instalasi diawali dengan membuat filesystem (memformat) partisi yang telah dibuat, mengaktifkan partisi swap, dan sebagainya. Setelah itu satu persatu paket software akan diinstalasi pada sistem. Selama proses instalasi, pada layar akan ditampilkan perkembangan dari proses instalasi.

12. Instalasi Selesai
Program instalasi akan menampilkan konfirmasi untuk melakukan reboot mesin, dengan sebelumnya mengeluarkan DVD-ROM dari DVD Drive. Setelah mesin di-reboot, sistem siap untuk digunakan.

Popularity: 37%

Related Posts

Tags: , , ,

17 Responses to “Instalasi Fedora Core 6”

  1. setelah semua proses dah telah di ikuti, sekarang gimana perintah untuk membuka firewallnya, aku instal untuk server client, sekarang clientnya ngk konek

  2. Setelah berhasil diinstal, kenapa kok tidak bisa memutar mp3? Gimana caranya memakai linux tetapi tetap bisa memutar mp3?

  3. kenapa partisi NTFS windows nggak terdeteksi di fedora 6?, apa yang harus ditambah? dan caranya?

    FX. Eko Budi Kristanto:
    Anda harus menambahkan aplikasi untuk mount NTFS di Fedora 6 tersebut. Silahkan baca artikel saya tentang membaca partisi NTFS di Linux:

  4. Mas..saya sudah sampe langkah ke 11 tapi kok loading lamaaaa….banget..gimana tuh??
    bukan loading sih..tapi bar instalasinya ga jalan..padahal saya tungguin sampe 3 jam (kurang lebih)..apa yang salah?? apa karena saya pake SATA??

    FX. Eko Budi Kristanto:
    Saran saya:
    Waktu proses awal install, perlu check source instalasinya apakah bermasalah atau tidak .
    Trouble pada konfigurasi hardware bisa juga menjadi penyebab, mungkin perlu reset BIOS dan check hardware Anda.
    Harddisk SATA dapat dikenali dengan baik di Fedora Core 6, sebagai /dev/sda (jika konfigurasinya sebagai primary master.

  5. salam kenal,
    saya sandi saat ini saya baru berencana untuk bermigrasi dari windows ke linux, saya sangat awam mengenai fedora core 6 ini, pada fedora core 6 ada 2 pilihan desktop yaitu KDE dan GNOME saya sangat ingin mengetahui mengenai KDE dan GNOME ini ,saat ini saya belum sepenuhnya bermigrasi dari windows ke linux dan pada saat ini saya menggunakan dualbooting yang ingin saya tanyakan bagaimana membaca data/file pada windows pada fedora core 6 ini.

    FX. Eko Budi Kristanto:
    Untuk membaca data Windows di Fedora Core 6 Anda dapat membaca artikel saya tentang membaca partisi NTFS di Linux.

  6. Mas…saya baru saja install fedora yang sebelumnya udah ada win XP..tapi entah knp pas restart fedora 5 nya.gak ketemu boot loader, dia langsung masuk ke fedora ..saya rasa saya sudah salah langkah…gimana atasinnya mas ??
    tolong dong bantu… apakah data saya yg di windows hilang… ?
    sekedar inforrmasi : ketika proses intalasi saya pilih “remove selected partition linux bla..bla..bla” karna memang sebelumnya uda ada ubuntu ..
    thanks…

    FX. EKo Budi Kristanto:
    Sepertinya tidak salah langkah kok… Data di Windows ngga hilang untuk pilihan partisi yang Anda sebutkan. Saran saya, dari login di Fedora, lihat dan edit file konfigurasi untuk boot loader (GRUB) di /etc/grub.conf. Konfigurasi yang dapat dilakukan diantaranya default OS dan waktu default pilihan OS

  7. Salam kenal mas Eko,
    saya baru saja instal fedora 6, dengan susunan partisi sbg berikut:
    /boot [100 MB primary ]
    swap [1000 MB]
    / [10000 MB]
    setelah instalasi selesai dan saya tidak bisa masuk ke fedora, keluar error banyak, antaranya error mount /etc/ bla3x readly only, cannot chmod bla3x. dan akhir fedora berhenti pd starting system logger.
    itu salah apanya?. terima kasih

    FX. Eko Budi Kristanto:
    Salam kenal juga Mas Leo…
    Sudah di-check source Fedora-nya tidak bermasalah Mas? Ada langkah check CD saat instalasi lho…
    Atau Mas Leo merubah lokasi harddisk (dari primary ke secondary mungkin…)

  8. salam nimbrung dari orang yang awam linux,
    saya baru saja instal rh interprise dan saya ganti dengan fedora selanjutnya so windowsxp saya tidak terdeteksi, hanya muncul pilihan fedora atau other dan saya pilih other dan teryata tidak masuk ke so windowsxp tapi lampu indikator hardisk nyala terus!!!.
    kalau sebelumnya saya instal rh interprise muncul pilihan
    windows xp dan windows server.

    please help me.

    FX. Eko Budi Kristanto:
    Mungkin ada partisi untuk system windows yang ke format Mas…
    Coba deteksi dan mount partisi dan sistem tersebut menggunakan Fedora yang sudah Mas Hery instal dengan sukses.
    Untuk merubah label Other menjadi windowsxp seperti yang Mas Hery maksudkan, dan untuk melihat mount system untuk Other itu partisi apa, lihat dan edit di file /etc/grub.conf Fedora. Semoga membantu…

  9. mas….mo nanya nih…..
    antara fedora 5 dan 6 itu lebih stabil yang mana buat kerberos????
    klo sebelumnya di kompter saya sdah ada win XP, klo mo install fedora apa seperti biasa instal windows???
    apa tidak perlu partisi ulang……???
    ma kasih sbelumnya……..

    FX. Eko Budi Kristanto:
    Sama saja Mas… Keduanya bagus kok.
    Untuk instal dua Sistem Operasi dalam 1 harddisk, masato perlu menyiapkan space untuk partisi linux-nya, bisa menggunakan software pemartisi harddisk (ex: Partition Magic), bisa juga dengan menggunakan command partisi fedora, jika sudah berpengalaman…

  10. Ikutan nanya ah
    aku orang awam banget linux, belum pernah saya menggunakan system operasi ini (linux) saya coba instal linux tapi blm pernah sukses, setelah install selesai saya coba restart komp trus ada tulisan operating system erorr itu kenapa ya maass.
    mohon maaf saya minta bantuannya saya sangat awam banget linux.
    terima kasih atas saran atau jawabannya
    Lam Kenal tuk semua pengguna linux

    FX. Eko Budi Kristanto:
    Mungkin bisa dikirimkan spesifikasi hardware dan distro yang digunakan Mas, plus error yang lebih detail. Kirimkan saja ke email saya.

  11. Spesifikasi komputer yang saya gunakan adalah :
    Mainboard K7SEM
    Processor Amd Pro 1200
    Memory SDRAM 128 MB
    Harddisk Seagate 20 GB
    Realtek Rtl 8139
    VGA Onboard
    Souncard Onboard
    Power suplly Sunshine 350 Watt
    tapi saya selalu mengalami error ketika instalasi selesai selalu terjadi “error operating system” dan tidak bisa masuk dekstop

    FX. Eko Budi Kristanto:
    Saat proses instalasi berjalan lancar Mas? coba check DVD Installer, apakah ada yang cacat…
    Oh ya, memory untuk menjalankan GUI disarankan 192 MB. Coba instal juga dalam modus teks.

  12. distro yang digunakan adalah fedora core 6

  13. instalai lancar-lancar saja sampai terakhir muncul instalation complete….., tapi kan memory yang saya gunakan 128 mb tuh 2 keping jadi jumlah 256 mb, emang kalo spesifiksi komputer segini kurang ya buat linux fedora core 6 ?????
    Mainboard K7SEM
    Processor Amd Pro 1200
    Memory SDRAM 128 MB
    Memory SDRAM 128 MB
    Harddisk Seagate 20 GB
    Realtek Rtl 8139
    VGA Onboard
    Souncard Onboard
    Power suplly Sunshine 350 Watt

    FX. Eko Budi K:
    Wah, saya juga tidak tahu kok bisa error ya… Maaf Mas, belum bisa membantu.

  14. Tuk Mas Eko Salut…artikel2 ok punya and Comment selalu di jawabnya…
    saya juga jadi kepincut ingin coba pake linux…Terusin mas karyanya mudah-mudahan sangat bermanfaat bagi seluruh anak bangsa….

    FX. Eko Budi Kristanto:
    Thanks Mas… Met coba Linux ya. Good Luck

  15. mas, nanya kalo mo baca harddisk fedora yg ke 2 (secondary) dari Fedora 7?

    FX. Eko Budi Kristanto:
    Gunakan saja mount partisi (bisa dengan otomatis atau manual). Untuk cek nama partisi, jalankan command /sbin/fdisk -l (sebagai user root). Selanjutnya silahkan pilih apakah mau manual (tiap kali menggunakan command mount) atau otomatis (edit file /etc/fstab) untuk membaca partisi tersebut. Semoga membantu.. :D

  16. [...] Ditulis pada Juli 12, 2008 oleh sebastianroedifa Untuk konfigurasi web server dengan Apache pada Fedora Core 6, secara default sudah dapat jalan dengan hanya menjalankan service httpd saat boot atau dengan [...]

  17. [...] konfigurasi web server dengan Apache pada Fedora Core 6, secara default sudah dapat jalan dengan hanya menjalankan service httpd saat boot atau dengan [...]

Leave a Reply