Mencoba Ubuntu 8.04 LTS (Hardy Heron) Versi Desktop

Ubuntu 8.04 LTS versi DesktopEmpat hari yang lalu saya sengaja mengunduh (download) iso untuk rilis terbaru Ubuntu dari mirror Indonesia, Ubuntu 8.04 LTS versi Desktop dan versi Server. Tujuan semula adalah mempersiapkan workshop instalasi Linux bagi rekan-rekan guru TIK di tempat kerja saya, dan pilihan distro yang digunakan jatuh kepada Ubuntu. Jadinya saya mencoba dulu versi Desktopnya pada notebook saya dengan mengganti Ubuntu 7.10 (Gutsy Gibbon) yang belum banyak saya gunakan. Tetap menggunakan dual booting, antara Fedora 8 dan Ubuntu 8.04 (sekarang masih menunggu rilis terbaru Fedora 9 – Sulphur).

Rilis Ubuntu yang kedelapan ini mempunyai nama kode (codename) Hardy Heron atau 8.04. Ubuntu 8.04 dirilis tanggal 24 April 2008, dengan dukungan jangka panjang atau Long-Term Support (LTS). Untuk Ubuntu 8.04 versi desktop akan didukung selama 3 tahun sampai dengan April 2011, sedangkan versi server selama 5 tahun sampai dengan April 2013. Ini adalah kali kedua bagi tim Ubuntu merilis versi dengan dukungan jangka panjang (LTS), setelah rilis Ubuntu 6.06 LTS pada bulan Juni 2006.

Beberapa fitur yang disertakan dalam release Ubuntu 8.04 versi Desktop:

  • Kernel Linux 2.6.24-16
  • X.Org 7.3
  • Gnome 2.22
  • OpenOffice.org 2.4
  • Firefox Web Browser versi 3.0 beta 5
  • Brasero Burning CD/DVD – Burning CD/DVD
  • Policy Kit – Interface Administrator
  • Transmission – BitTorrent client untuk transfer file.
  • Vinagre – VNC client.

Persyaratan minimum:

  • Memori 384MB untuk instalasi LiveCD, 256MB instalasi metode lain (alternate).
  • 700MHz x86 processor tanpa mengaktifkan visual effect, 1,2 GHz x86 processor mengaktifkan visual effect
  • 8GB ruang harddisk

Untuk partisi harddisk, saya menggunakan partisi yang lama. Lihat artikel saya tentang Fedora 8 dan Ubuntu 7.10 ->
Proses intalasi berlangsung cukup cepat, sekitar 15 menit. Sengaja saya tidak menginstal boot loader Ubuntu, karena saya akan menggunakan boot loader Fedora 8. Dalam hal ini saya hanya perlu merubah konfigurasi boot loader Fedora (/etc/grub.conf) agar dapat mem-booting Ubuntu 8.04 LTS.

Karena saya belum memiliki repository paket Ubuntu, maka saya instal software tambahan yang saya butuhkan menggunakan repository dari internet. Dan karena belum terbiasa menggunakan command Ubuntu, saya menggunakan aplikasi GUI-nya, yaitu Synaptic Package Manager. Saya juga menambahkan daftar repository dari repository Medibuntu (untuk menginstal Acrobat Reader, codecwin32, dan beberapa software lainnya). Rencananya sih besok saya akan pesan DVD repository Ubuntu yang akan saya gunakan untuk repository lokal pada jaringan komputer di tempat kerja saya.

Synaptic Packages Manager

Dari instalasi Ubuntu 8.04 LTS versi Desktop, saya kemudian mencoba instalasi untuk aplikasi server. Dari Synaptic Package Manager saya memilih menu Edit -> Mark Packages by Task. Selanjutnya saya pilih aplikasi server yang kira-kira saya butuhkan nantinya, yaitu: DNS server, LAMP server, OpenSSH server, dan Samba File server.

Software tambahan (non server) yang saya instal sementara ini adalah:

  • Acrobat Reader (nama paket: acroread)
  • ATI accelerated graphics driver (nama paket: xserver-xorg-video-ati). VGA pada notebook yang saya gunakan adalah ATI Radeon M200.
  • Bluefish (nama paket: bluefish). Editor HTML favorit saya.
  • Clamav
  • Clamtk (GUI untuk clamav)
  • Compiz Configuration Settings Manager (nama paket: compizconfig-settings-manager). Untuk mengaktifkan desktop effect Compiz Fusion.
  • Dia
  • Filezilla. FTP Client favorit saya.
  • MPlayer
  • Mozilla Thunderbird
  • Plugin Flash dan Java
  • Putty. Biasa saya gunakan untuk remote server Fedora di kantor saya.
  • Scribus
  • Xine

Pasti akan sangat menarik dan dapat menjadi cerita yang cukup baik jika nanti Ubuntu 8.04 LTS (versi Desktop dan Server) saya sandingkan dengan Fedora 9.

Tagged on: , , ,