fxekobudi.net

My Activities | Linux | Networking | Open Source | CMS | Internet | Opini
only search fxekobudi.net
June 13th, 2008

Menyandingkan Ubuntu 8.04 LTS (Hardy Heron) Dengan Fedora 9 (Sulphur)

by FX. Eko Budi Kristanto

Dual booting Ubuntu 8.04 LTS dengan Fedora 9Melanjutkan kebiasaan dan tradisi dengan hadirnya release terbaru distro Linux yang biasa saya gunakan, so kemarin saya instal distro Linux Fedora 9 (Sulphur) untuk mendampingi Ubuntu 8.04 LTS (Hardy Heron) dalam PC yang saya gunakan bekerja sehari-hari di tempat kerja. Istilah lainnya dual booting .. :-) Installer Fedora 9 menggunakan DVD, meski saat ini sudah tersedia versi Live CD-nya. Ubuntu 8.04 LTS yang saya gunakan merupakan versi desktop yang sudah saya tambahkan beberapa paket untuk server. Artikelnya sudah saya tuliskan di Mencoba Ubuntu 8.04 LTS Versi Desktop. Selain karena kebutuhan untuk membiasakan diri dengan berbagai distro Linux yang paling banyak digunakan di tempat kerja, tujuannya adalah untuk mempelajari aplikasi server dan desktop guna mempersiapkan pelatihan Linux dan OSS bagi guru dan karyawan sekaligus laboratorium TIK berbasis Linux dan OSS.

Masing-masing distro diinstal menggunakan 3 partisi, yaitu /, swap, dan /home dalam harddisk 80 GB (jadi ada 6 partisi harddisk). Instal pertama adalah Ubuntu 8.04 LTS, dan untuk memudahkan konfigurasi boot loader, maka GRUB diinstal pada MBR (meski nantinya akan ditimpa GRUB hasil instalasi Fedora 9, tetapi ini perlu dilakukan untuk memudahkan dalam konfigurasi GRUB Fedora 9 - maksud saya adalah kita tinggal copy parameternya saja). Setelah itu baru instal Fedora 9 beserta GRUB-nya di MBR. Dan untuk konfigurasi GRUB di Fedora 9 (berfungsi juga untuk mem-boot Ubuntu 8.04 LTS), tambahkan parameter GRUB hasil instalasi Ubuntu 8.04 yang terletak di direktory /boot/grub/menu.lst (punya-nya Ubuntu lho.. :-) ) ke dalam file /etc/grub.conf atau /boot/grub/menu.lst kepunyaan Fedora. Ini cuplikan file konfigurasi GRUB untuk booting Ubuntu dan Fedora dalam PC yang saya gunakan:

title Fedora (2.6.25.4-30.fc9.i686)
root (hd0,4)
kernel /boot/vmlinuz-2.6.25.4-30.fc9.i686 ro root=UUID=0d3927ea-921a-414d-9bb0-4995af8e50cf rhgb quiet
initrd /boot/initrd-2.6.25.4-30.fc9.i686.img
title Ubuntu 8.04, kernel 2.6.24-18-generic
root (hd0,1)
kernel /boot/vmlinuz-2.6.24-18-generic root=UUID=1ed6012a-a6c5-4ee8-952b-2646242d2c67 ro quiet splash
initrd /boot/initrd.img-2.6.24-18-generic
quiet

Catatan release dan fitur distro Fedora 9 selengkapnya dapat dilihat di http://docs.fedoraproject.org/release-notes/f9/. Berikut adalah ringkasannya:

  • Kernel 2.6.25,
  • Pilihan Desktop Gnome 2.22, KDE 4.0.3, Xfce 4.4.2,
  • NetworkManager untuk memudahkan dalam pengelolaan jaringan dengan berbagai media koneksi,
  • dukungan terhadap format filesystem Ext4,
  • Firefox 3,
  • OpenOffice.org 2.4,
  • Package Kit untuk menggantikan Pirut (aplikasi software manajemen - add/remove program). Aplikasi dapat meningkatkan performa yum.
  • Up-start untuk menggantikan fungsi daemon /sbin/init,
  • Free/Open Source Software Java environment OpenJDK 6 sudah terinstal secara default,
  • Peningkatan kecepatan dalam start-up dan shutdown pada lingkungan desktop (X). Untuk yang satu ini saya benar-benar merasakan banyak perubahan, proses boot dah shutdown sangat cepat.

Tulisan ini sekaligus untuk menjawab beberapa pertanyaan rekan pengunjung blog saya untuk lebih jelasnya, yang tertarik untuk memasangkan beberapa distro linux yang digunakan dalam 1 PC.

Popularity: 15%

Related Posts

Tags: , , , ,

4 Responses to “Menyandingkan Ubuntu 8.04 LTS (Hardy Heron) Dengan Fedora 9 (Sulphur)”

  1. Kalau memasang dual booting seperti ini agak repot memang, dan harus hati-hati. Kalau saya lebih suka pakai virtual machine seperti VMWare. jadi ada beberapa OS termasuk windows di atas Debian 4 :)

    FX. Eko Budi Kristanto:
    Menarik sekali Mas.. Saya sebenarnya pengin banget coba menggunakan virtual machine, tapi takut memory-nya ngga mencukupi. Hehe.. Debian ya Mas? Mantab banget… Thanks banget atas sharingnya Mas.. :D

  2. Kenapa menggunakan dua partisi swap? apa pertimbangannya?

    terima kasih..

    FX. Eko Budi Kristanto:
    Tidak ada pertimbangan khusus Mas, sebenarnya dengan satu partisi swap pun bisa, cuma karena kemarin takut tidak jalan, jadi saya buat partisi sendiri-sendiri. Hehe..

  3. mas…
    mau tanya neih….
    saya sekarang pakai dual boot, windows dan ubuntu 8.04
    tapi koq terasa hambar yah…
    saya punya OS,
    FEDORA 9
    Mandriva 2008 spring
    OpenSUSE 11
    Backtrack 3
    BlankON 3
    Slackware 12

    gmana cara install itu semua mas????
    jadi ada 8 boot gitu…
    hehehehehehe….
    mohon pencerahannya..

    FX. Eko Budi Kristanto:
    Wah, mantab dong mau menggunakan berbagai distro Linux.. Instal biasa juga bisa Mas (dengan boot loader GRUB), atau bisa juga dengan menggunakan virtual machine (misal: qemu).

  4. Ass.maaf pak mau tanya,sy coba instal f 9 live cd,tp monitor ndak bs berfungsi dngn baik,pdhal memori cukup.pilihan ut instal text juga tidk ada.ada solusi lain?syukran

Leave a Reply