Alasan Memilih CMS Open Source Drupal

Logo Drupal

Untuk menentukan pilihan Software CMS Open Source yang akan digunakan sebagai engine website untuk portal/komunitas yang kita bangun saya biasanya melakukannya dengan menjawab kerangka pertanyaan sebagai berikut:
Dunia CMS dan bagaimana berdirinya, siapa pengembangnya, komunitasnya, masa depannya? Apa yang ditawarkan dan apa yang spesial? Siapa saja yang sudah menggunakannya? Bagaimana hasil ujicoba secara lokal?
Tahun 2009 ini (dan semoga tahun-tahun sesudahnya) pilihan saya jatuh kepada Drupal. Karena saya bekerja dalam dunia pendidikan (maksud saya: Sekolah), Drupal difokuskan untuk tujuan pendidikan dan e-learning. Tulisan ini merupakan opini singkat pemula Drupal untuk menjawab beberapa pertanyaan rekan-rekan pengunjung blog kenapa saya memilih dan menyukai Drupal.

Seberapa powerfull-nya Drupal, semuanya tergantung kepada penggunanya. Sebagai sebuah alat, canggih dan tidaknya tergantung bagaimana memanfaatkan dan memaksimalkan semua fitur yang ada, serta kreatifitas penggunanya, sesuai tujuan dan maksud pembuat dan pengembangnya. Saya hanya dapat berharap semoga pilihan, niat baik dan belajar keras memberikan hasil yang bermanfaat.

Berikut ini adalah alasan dari berbagai sisi yang membuat saya akhirnya memilih Drupal:

1. Lisensi Produk dan Software:

  • Drupal CMS merupakan produk Open Source dengan lisensi GPL (GNU General Public License). Source code Drupal akan selalu free, sesuai dengan lisensi yang digunakan. Hal ini menjamin masa depan pengembangan website berbasis Drupal
  • Sebagai produk Open Source, Drupal telah terpilih sebagai CMS Open Source terbaik tahun 2008 (Best Overall 2008 Open Source CMS Award and Best PHP Open Source CMS Award).
  • Proyek Drupal dimulai pada tahun 2000 oleh Dries Buytaert. Kode tersebut mula-mula dirancang untuk situs yang disebut Drop.org. Dalam tahun 2001 kode program untuk proyek ini dibebaskan, diluncurkan sebagai Drupal. Dirawat serta dikembangkan oleh komunitas dan projectnya secara lengkap dapat ditemukan pada situs Drupal.org. Informasi lebih lanjut tentang sejarah Drupal tersedia pada Drupal History.
  • Semua (hanya beberapa yang tidak) modules Drupal menggunakan lisensi GNU GPL.
  • Mendukung modules, themes, translations (terjemahan bahasa), sudah terdapat Drupal berbahasa Indonesia.
  • Update security yang sangat cepat

2. System:

  • Kontrol URL yang dikedepankan — Drupal memberikan kita kontrol yang tepat diatas struktur URL. Masing-masing item konten dalam Drupal (disebut node) dapat diberikan URL penyesuaian (disebut URL alias). Kita juga dapat melakukan secara  otomatis struktur penyesuaian URL untuk masing-masing tipe konten yang berbeda dengan Module Pathauto.
  • Tipe Konten Beraneka macam dan Views — Kita dapat menggunakan Content Construction Kit (CCK) dan Module Views untuk membuat tipe konten baru dan membuat pengembangan penyesuaian views (pandangan) tanpa menuliskan kode. Beberapa contoh dari “tipe konten” adalah “posting blog”, “berita”, “posting forum”, “tutorial”, “classified ads”, “podcasts”. Kita dapat membuat lebih banyak tipe konten kustom yang kita inginkan dan menampilkannya dalam berbagai cara.
  • Taksonomi — Drupal memiliki sistem taksonomi (kategori) yang powerful yang mengijinkan kita untuk mengelompokkan konten tag. Masing-masing “kosakata” (bagian kategori) dapat dibatasi untuk  tipe konten tertentu. Kita juga dapat memiliki kategori-kategori hirarkis, dengan kategori-kategori induk ganda atau tunggal. Fitur taksonomi Drupal tingkat lanjut, yang dikombinasikan dengan CCK dan Views, mengijinkan kita untuk dengan mudah  menentukan kata kunci yang seperti Wordtracker.
  • Manajemen Pengguna — Drupal dirancang untuk web site berbasis komunitas dan mempunya user role yang kuat dan kemampuan akses kontrol. Anda dapat membuat banyak user role (peran pengguna) yang disesuaikan dengan level akses yang disesuaikan sesuai dengan kebutuhan anda. Sebagai contoh kita dapat membuat role (peran) berikut, masing-masing dengan level akses yang berbeda kepada fitur kita: “pengunjung anonim”, “pengguna terdaftar”, “moderator”, “editor”, “webmaster”, “admin”. Kita dapat menyimpan fitur manajemen pengguna tingkat lanjut (seperti multiple blog) mematikan jika kita tidak menginginkannya, mengaktifkannya kemudian jika situs kita tumbuh ke titik dimana kita ingin menambahkan lebih banyak fitur komunitas.
  • Page Titles dan Meta Tags — Module Drupal Page Title memberi kita kontrol kustom dari unsur  HTML <title>, sedangkan Module Meta Tags memberi kita kontrol pada deskripsi meta tag individual halaman kita.
  • SEF (maksudnya URL rapi) langsung aktif tanpa menggunakan tools pihak ketiga.

3. Kegunaan:
Ketersediaan banyak fitur yang dapat dikustomisasi (fleksibel) memungkinkan untuk membuat website sesuai dengan kebutuhan kita. Daftar kegunaan Drupal bisa dilihat dari Situs Drupal pada halaman studi kasus (http://drupal.org/cases).

  • Portal Komunitas
  • Publikasi Berita
  • Website Intranet/Corporate
  • Direktori Sumber Daya
  • International Sites
  • Pendidikan
  • Seni, Musik, Multimedia
  • Social networking sites

4. Pengguna:

Banyak website dengan berbagai tujuan yang sudah dibangun menggunakan Drupal. Beberapa daftar website lainnya dapat dilihat dari:

5. Dokumentasi dan dukungan: Dukungan dokumentasi dan support dari komunitas yang sangat lengkap.

  • Drupal.org.Pusat kegiatan resmi dari komunitas Drupal (drupal.org) adalah tempat terbaik untuk memulai belajar dan mencari pengetahuan tentang Drupal. Drupal Forums – berisi diskusi-diskusi aktif tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan topik Drupal. Drupal Handbooks – merupakan sumber dokumentasi yang relatif statis tentang Drupal. Pada bagian handbooks juga berisi beberapa daftar videocasts Drupal. Videocasts mengijinkan kita untuk melihat panduan langkah-demi-langkah bagaimana mengelola Drupal.
  • Komunitas. Komunitas drupal sangat besar, selain website komunitas yang utama di Drupal.org dengan forum-nya berikut ini beberapa cara untuk berkomunikasi dengan komunitas Drupal lainnya.
    • Drupal Groups. Drupal groups adalah tempat dimana kita dapat terlibat dengan group yang ada atau mengorganisasikan group kita sendiri. Kita dapat mencari dalam website Drupal groups untuk menemukan even Drupal, pengetahuan dan even Drupal. Masing-masing group memiliki pengumpan RSS sendiri, sehingga kita dapat  mendaftarkan diri untuk memperoleh informasi pembaharuan secara reguler tanpa harus mengunjungi website-nya. Drupal groups dibangun menggunakan module Organic Groups, yang berarti kita memiliki fungsionalitas sama sesuai dengan kemampuan kita masing-masing.
    • Drupal Association. Drupal Association adalah organisasi yang tidak mencari keuntungan yang misinya untuk membantu mengembangkan Drupal dengan membiayai, mengadakan even, pengembangan infrastuktur dan sebagainya. Drupal Association menerima donasi dan mereka yang menginginkan untuk mendukung asosiasi itu dapat menandatangani kontrak untuk keanggotaan.
    • Even Drupalcon.Berikut penjelasan dari website Drupalcon, “Drupalcon adalah pertemuan tahunan anggota komunitas Drupal (dikenal sebagai Drupallers) yang diadakan dua tahun sekali untuk belajar tentang, diskusi, dan membantu Drupal, dan untuk jaringan dengan anggota komunitas Drupal lainnya. Disana, anda akan memiliki peluang untuk temu muka dengan pimpinan komunitas Drupal, pengembang ahli, pengelola dan yang memelihara module favorit kita, para trainer dojo, anggota Drupal association, para mitra bisnis potensial, dan masa depan pengembang!”
  • Situs web Penggemar. Suatu komunitas penggemar Drupal yang sangat besar telah memilih untuk berbagi pengetahuan dan menyediakan dukungan untuk Drupal melalui website mereka. Berikut sebagian daftar dimana kita dapat menemukan pengetahuan dan dukungan tambahan.
    • Drupal Dojo – Drupal lessons and videocasts.
    • Lullabot Podcasts – Diskusi audio dan video dan instruksi yang memfokuskan pada platform Drupal.
    • Mastering Drupal – Blog posts, wawancara and videocasts about Drupal.
    • Drupal Ace – Manual online administrasi Drupal.
    • Drupal Planet – Suatu pengumpul posting blog Drupal dari berbagai sumber.
    • Learn By The Drop – Tempat untuk belajar Drupal.
  • Buku Drupal. Drupal yang tumbuh dalam ketenaran sistem telah memperoleh perhatian para penulis teknis, beberapa dari mereka telah menerbitkan buku cetakan dan e-book tentang Drupal. Silahkan melihatnya pada links Books about Drupal.

Apakah Drupal merupakan pilihan tepat untuk Anda? Jika jawabannya adalah Ya.. 😀 Maka mari belajar dan berbagi bersama tentang CMS Open Source Drupal, Drupal untuk pendidikan dan e-learning bagi sekolah-sekolah di Indonesia…

Tagged on: , , ,