Staf IT, CPNS dan Pranata Komputer

Dalam 1 bulan ini saya menyimpan sebuah perkara, tentang sebuah profesi kerja bagi lulusan Komputer/Informatika. Dari pengamatan saya saat Googling, beberapa bulan ini banyak rekan-rekan lulusan Komputer yang mencari informasi lowongan CPNS 2007 untuk formasi yang membutuhkan seorang Sarjana/Diploma Komputer. Penerimaan CPNS setiap tahunnya memang selalu menjadi event yang ditunggu-tunggu, selalu saja dibanjiri dengan peminatnya. Cukup banyak rekan Staf IT (yang sudah bosan dengan tempat kerjanya) mencoba menjadi bagian dalam event penerimaan CPNS tersebut, dengan impian menjadi abdi negara dan pelayan masyarakat (salah satunya lho).

Seorang Staf IT di sekolah (untuk contoh saja, karena profesi saya di sekolah) akan bergelut dengan TIK di sekolah (alat bantu administrasi dan manajemen pendidikan), proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) mata pelajaran TIK (plus mata pelajaran lain yang menggunakan media komputer), mewujudkan peranan TIK di dunia pendidikan secara umum, dan ditambah dengan trend e-learning dan penerapannya.

Kembali ke CPNS, setelah saya telusuri formasi bagi seorang staf IT di sebuah lembaga pemerintahan sepertinya berganti nama menjadi Pranata Komputer. Definisi resmi jabatan Pranata Komputer sesuai dengan KEPUTUSAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR 66/KEP/M.PAN/7/2003 yang diatur kembali melalui KEPUTUSAN BERSAMA KEPALA BADAN PUSAT STATISTIK DAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR : 002/BPS-SKB/II/2004 NOMOR : 04 TAHUN 2004 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN JABATAN FUNGSIONAL PRANATA KOMPUTER DAN ANGKA KREDITNYA yang saya baca;
Pranata Komputer, adalah Pegawai Negeri Sipil yang diberi tugas, wewenang, tanggung jawab, dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan kegiatan sistem informasi berbasis komputer. Tugas pokok Pranata Komputer adalah merencanakan, menganalisis, merancang, mengimplementasikan, mengembangkan dan atau mengoperasikan sistem informasi berbasis komputer.

Yang sangat menarik bagi saya, setelah saya membaca lebih lanjut bahwa Penetapan Kualifikasi Pendidikan Formal untuk Pranata Komputer adalah berdasar salah satu syarat dibawah ini:

  1. Gelar atau sebutan pendidikan formal yang disandang adalah Sarjana Komputer atau sejenisnya,
  2. Jurusan atau Program Studi pendidikan formal menyebutkan jurusan bidang teknologi informasi,
  3. Transkrip atau daftar mata kuliah bidang Ilmu Teknologi Informasi yang diselesaikan sesuai dengan tata cara penetapan bidang ilmu teknologi yang disebutkan di lampiran SKB.

Dengan demikian, semua lulusan komputer (dengan gelar S.Kom, S.Si, dan ST) memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi CPNS Pranata Komputer. Akan tetapi di sisi lain, tidak memungkinkan bagi rekan-rekan yang menguasai keahlian di Bidang Teknologi Informasi namun tidak memiliki salah satu dari ketiga syarat di atas (semoga ini bisa ditinjau ulang).

Dan bagaimana detail penjelasan mengenai Jabatan Fungsional Pranata Komputer beserta rincian kompetensi yang harus dimiliki silahkan di-download di sini.

Untuk rekan-rekan yang mendaftar CPNS formasi Pranata Komputer di berbagai lembaga pemerintahan:

Selamat mengikuti event penerimaan CPNS, semoga rekan-rekan menjadi Pranata Komputer dan Abdi Negara serta Pelayan Masyarakat yang baik.

Tagged on: , ,

35 thoughts on “Staf IT, CPNS dan Pranata Komputer

  1. Andi Abimanyu

    Mas.. boleh nggak minta Lampiran KEPUTUSAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR 66/KEP/M.PAN/7/2003 ?? Soalnya aku nyari kemana-mana gak dapat, yang aku punya cuma Kep Menpan-nya aja… Klo bisa format PDF aza…M.Kacih yach…

    FX. Eko Budi Kristanto:
    Coba lihat dulu di BPS Mas.. Linksnya di atau di Portal Pranata Komputer LIPI.

  2. Tamu

    Bagi lulusan Sarjana Non TI tapi memiliki kemauan dapat mengikuti Diklat Fungsional Perjenjangan Pranata Komputer (DFP PK) Ahli sehingga dapat diusulkan untuk menjadi pejabat Pranata Komputer (Ahli)

    FX. Eko Budi Kristanto:
    Syaratnya harus menjadi PNS dulu khan Pak.. :D

  3. ridho

    saya sedang mencoba mendaftarkan diri menjadi pranata komputer, mohon doa restunya, semoga perkembangan IT di indonesia bisa terus bertambah maju. khususnya di daerah saya yang masih tertinggal dari dunia informasi yang semakin laju.

    regards

    FX. Eko Budi Kristanto:
    Semoga sukses dengan tes CPNS-nya Mas.. Kita saling mendukung.

  4. Imam Jamingi

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.

    1. Pekerjaan saya selama ini adalah memberikan kursus komputer disuatu lembaga swasta disamping itu saya juga ikut SUKWAN disalah satu KAntor Cabang Dinas Pendidikan di Kota Tulungagung.

    2. Dan juga saya memberikan bimbingan cara – cara memakai komputer kepada guru – guru SD didaerah terpencil Tulungagung, setelah lembaga mendapatkan 1 unit komputer sehingga saya memberikan bimbingan agar lancar dalam proses laporan – laporan sekolah.

    3. tapi sayangnya saya berpendidikan SMU tahun 2002, bolehkah saya mengikuti tes CPNS, dengan tujuan lebih semangat untuk kependidikan

    4. Saya melakukan ini semua mulai tahun 2005

    5. Dengan program Ms. Word. Ms Excel, dan Juga Powerpoint

    6. Bisakah saya diterima sebagai Pranata komputer dimana saja berada ?

    7. Mohon pihak yang terkait memberi solusi ini dengan baik ?

    8. Terima kasih

    FX. Eko Budi Kristanto:
    Sayang sekali Mas.. Jika dilihat dari aturan yang dibuat tentang Pengadaan Pranata Komputer (yg menyebutkan minimal D3 Komputer), untuk penerimaan CPNS dari tingkat SMA belum ada Mas.. Namun jika sudah menjadi CPNS, bisa saja hal tersebut terjadi. Semoga suatu saat ini akan ada kebijakan baru berkaitan dengan permasalahan Mas Imam.

  5. Imam

    Terima kasih atas penjelasan Pak Eko, mohon jika ada informasi saya harap di kasih informasi tentang itu semua, sekian terima kasih

  6. ika

    saya pns di lingkungan PEMDA, pendidikan s1 komputer. gimana caranya mengusulkan jadi pejabat pranata komputer, dan kalo mau mendaftar ikut diklat fungsional pranata komputer dimana?apa aja syaratnya. makasih….

  7. indoNessa

    MM…saya juga mau daptar jadi pranata komputer di semarang untuk pendaftaran CPNS taun ini. semoga berhasil..
    biasanya penyeleksian itu yang lulus itu yang diutamakan itu putra daerah ya? apa bener? mohon infonya
    .-= indoNessa´s last blog ..IETLS exam =-.

    1. FX. Eko Budi Kristanto

      Saya sendiri kurang begitu paham apakah putra daerah atau tidak. Karena meski adanya otonomi daerah, semua warga Indonesia harusnya memiliki hak yang sama. Tetapi banyak kasus, putra daerah sendiri malahan kurang diperhatikan, seperti yang saya pernah alami..

  8. Ria

    Tahun ini saya wisuda DIII komputer akuntansi, dan saya mendaftar cpns di Lampung sebagai pranata komputer. mohon do’a nya…dan kalau ada soal seleksi mohon kirimkan ke e-mail saya ya….soalnya saya tes tanggal 29 November 2009…sekali lagi mohon do’a dan pertolongannya…karna saya belum pernah ikut tes seleksi cpns…

  9. agung n

    mas mau tanya, berdasarkan syarat menjadi fungsional yang salah satunya ijasah dari Teknik Informatika, lalu bagaimana dari jurusan Manajemen Informatika dengan konsentrasi Komputer Akuntansi dan Pemrograman ?

  10. lucky

    klo utk diklat nya kapan ya diadakan lg…?
    pengen tau lebih rinci tupoksi dari pranata komputer
    Trims Bro….

  11. eva

    S.Kom atau S.Si atau S.T itu kuliah mas2 buat dpt gelarnya, dikuliah artinya ya belajar lah segala sesuatu yg berkaitan dgn jurusan IT. Gak mudah buat dijalani, pastinya perlu perjuangan. Tujuanx ya biar bsa kerja di bidang IT dan diakui dgn sah berkemampuan IT. Skrg klo yg ahli IT tp tanpa kuliah dan tdk mndpt gelar2 diatas minta ada kebijakan bsa kerja jd cpns di bdg IT mustinya mikir donk. Siapa suruh g kuliah. Klo mentang2 bsa IT trus minta kebijakan2, smua bkal amburadul. Ibu2 yg pinter ngajarin anaknya matematika bakal minta kebijakan bsa jadi guru matematika. Dukun beranak yang punya jam terbang tinggi bklan minta kebijakan ikut cpns tenaga kesehatan jd bidan. Weww… Artinya jgnlah berladang di lahan org! Jgn jd pemelas dgn mempermainkan kata kebijakan. Yah..kecuali bokap lu mang kepala BKD, bakal banyak kebijakanx.

    1. aji

      betul betul betul…! Wah saya dukung mbak eva ulasannya diatas. Untuk itu saya himbau juga bagi yang sarjana tapi bukan KEGURUAN janganlah ikutan ambil akta 4. Lah kesian yang S.Pd lahannya hilang. Ayo semua jangan main serobotan biar negeri ini gak makin hancurrr!

  12. Joy

    numpang 5 pertanyaan buat mas eko (redaksi) yg terhormat.
    Saya seorang CPNS, pada saat saya diterima jabatan saya Pranata Komputer dengan penempatan di suatu sekolah SMP negeri di sebuah kabupaten di Prov.Kalteng.
    1. saya masih bingung apakah saya termasuk tenaga TU/ bukan, terlebih di sekolah itu juga menerima cpns tenaga Administrasi. menurut anda saya tenaga TU/ bukan??
    2. Kalausaya termasuk tenaga TU di lingkungan sekolah kira2 apa saja tugas pokok/ Jobdesk saya dengan jabatan Pranata Komputer tersebut??
    3. Dan apakah saya berhak mendapatkan kesempatan pengembangan diri (SDM) melalui pelatihan baik yang diajukan Dinas Pendidikan/ yang diajukan secara pribadi?? bahkan apakah kita berhak meningkatkan kemampuan dengan mengambil program studi S1 yang akan bisa di sesuaikan dengan golongan kita nanti??
    4. Apakah saya boleh mengajar Mapel TIKOM/ TIK? mengingat tidak ada gurunya (tenaga pengajarnya).
    5. Kalau saya boleh mengajar TIK apakah saya harus mempunyai akta? bagaimana mendapatkan Akta DIII Komputer? atau ada alternatif cara??

    Terimakasih Buanyak, dan mohon jawabannya. bagi yang ingin merespon silahkan & Tks banyk Juga.

    1. aziz ahlaf

      1. saya masih bingung apakah saya termasuk tenaga TU/ bukan, terlebih di sekolah itu juga menerima cpns tenaga Administrasi. menurut anda saya tenaga TU/ bukan??
      — anda termasuk tenaga TU bidang TI dan atasan langsung anda adalah kepala sekolah dan bukan kepala TU, karena anda termasuk jabatan fungsional dan kedudukan anda setara dengan kepala TU.

      2. Kalausaya termasuk tenaga TU di lingkungan sekolah kira2 apa saja tugas pokok/ Jobdesk saya dengan jabatan Pranata Komputer tersebut??
      —- tugas pokoknya, membuat semua pekerjaan di komputerisasikan, mengembangkan sistem komputerisasi di tempat kerja anda.

      3. Dan apakah saya berhak mendapatkan kesempatan pengembangan diri (SDM) melalui pelatihan baik yang diajukan Dinas Pendidikan/ yang diajukan secara pribadi?? bahkan apakah kita berhak meningkatkan kemampuan dengan mengambil program studi S1 yang akan bisa di sesuaikan dengan golongan kita nanti??
      —– anda tidak perlu ikut diklat tentang ke-pranata komputeran, kalao emang latar belekang pendidikan anda sudah D3 kompute. kalao untuk melanjutkan ke S1 juga gak masalah. kalao hitung2an ekonomi melanjutkan ke S1 termasuk rugi, tapi kalao tujuannya untuk prestis/gaya2an sih itu urusan pribadi.

      4. Apakah saya boleh mengajar Mapel TIKOM/ TIK? mengingat tidak ada gurunya (tenaga pengajarnya).
      —-anda boleh mengajar TIKOM/materi komputer, dan itu termasuk bisa untuk pengumpulan angka kredit buat kenaikan pangkat berikutnya, dan pointnya lumayan besar. tapi, anda tidak berhak untuk mengajukan sertikasi guru/tidak menjadapatkan tunjangan guru (tunjangan fungsional guru) karena andan tidak punya AKTA 3 (D3), dan meski anda tidak mendapatkan tunjangan fungsional guru tapi anda berhak mendapatkan tunjangan fungsionala jabatan pranata komputer.

      5. Kalau saya boleh mengajar TIK apakah saya harus mempunyai akta? bagaimana mendapatkan Akta DIII Komputer? atau ada alternatif cara??
      —- sebenarnya untuk mengajar emang harus pakai AKTA III (utk D3) dan AKTA IV ( untuk S1).

      ****** mudah2n tidak puas dengan paparan saya.

  13. Eric Andry

    Saya baru saja diterima sebagai cpns pranata komputer di kota solo lewat tes cpns tahun 2010 kemaren

    setelah saya bekerja selama kurang lebih 7 bulan, saya kok cuma jadi tukang ketik2 saja ya? sama sekali ndak terpakai ilmunya..hehe

  14. jsdung2

    yang berlaku dinegara kita hanya melihat dari selembar kertas saja izasah, hal seperti yang ditulis mas ini saya alami saat ini, kebetulan saya bekerja di salah satu K/L dan saya lulusan D3 namun karena saya tidask memiliki gelar atau izasah S1 jadi saya hanya tukang ketik saja, pengalaman saya selama ini tidak dihargai di pemerintahan.

    Untung samapai saat ini saya masih bisa bekerja sebagai konsultan It di Perusahaan Swasta tempat saya bekerja dahulu sewaktu di swasta, mereka enggan melepas saya sewaktu lulus jadi cpns, akhirnya saya masih dibutuhkan untuk advise mereka hingga saat ini, dan ungtung sekali mereka tidak mempermasalahkan waktu untuk bekerja dengan mereka.. kasihan sekali negara ini

  15. aziz ahlaf

    …”Akan tetapi di sisi lain, tidak memungkinkan bagi rekan-rekan yang menguasai keahlian di Bidang Teknologi Informasi namun tidak memiliki salah satu dari ketiga syarat di atas (semoga ini bisa ditinjau ulang)”.
    emang sbuah konsekwensi, sepandai dan sepinter apapun tentang penguasaan bidang komputer kalao dia tidak punya ijazah sarjana komuter maka tak kan bisa menjadi pranata komputer. sama halnya seorang pranata komputer (sepandai dan spinter apapun) dia tidak menjadi guru komputer LANTARAN tidak memilik ijazah AKTA IV. dan juga sebaliknya, sebodoh apapun sarjana pendikikan dia masih bisa menjadi guru komputer LANTARAN dia punya ijazah AKTA IV.
    kesimpulannya, seorang yang mahir bidang komputer emang tidak bisa menjadi pranata komputer kalao tidak punya ijazah komputer. sebodoh apapan (syukur2 mahir) seseorang punya ijazah AKTA IV pendidikan, dia masih punya banyak peluang menjadi guru komputer.
    —- emang betul, ijazah sarjana komputer tidak bisa dijadikan satu2nya stantard kemampuan seseorang. tapi setidaknya, orang yang telah lulus dan memiliki ijazah sarjana komputer pastinya dia bukan orang ideot atau nol tentang komputer dan pengetahuan lainnya.

  16. rayani

    mas FX. Eko Budi Kristanto saya sudah baca comment di atas,
    masih bingung untuk jurusan DIII komputerisasi Akuntansi
    untuk mendaftar CPNS lebih masuk ke komputer atau akuntansi?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>