Standar Kurikulum Ilmu Komputer CTSA-ACM Jenjang SD-SMA (K-12) Sebagai Pembanding Pengembangan Kurikulum Mata Pelajaran TIK di Kurikulum 2013

ACM (Association for Computing Machinery) melalui CSTA (Computer Science Teacher Association) atau Asosiasi Guru Ilmu Komputer, telah membuat kerangka standar kurikulum Computer Science (Ilmu Komputer) untuk K-12 (TK-SMA) dan telah digunakan di Amerika Serikat dan di seluruh dunia. Standar CSTA dikembangkan dan disempurnakan melalui proses kajian yang melibatkan guru, dosen, peneliti, dan spesialis kurikulum dari semua tingkatan pendidikan. Standar CSTA menyediakan 3 level framework kurikulum ilmu komputer. Level 1 (TK-kelas 6) mengajarkan dasar ilmu komputer, level 2 (kelas 6-9) bertopik ilmu komputer dan komunitas, level 3 (kelas 9-12) menerapkan konsep dan menciptakan solusi dunia nyata.

CSTA adalah organisasi profesional yang saat ini memiliki lebih dari 11.000 anggota dari seluruh dunia. Keanggotaan CSTA meliputi guru SD, SMP, dan SMA; perguruan tinggi dan fakultas universitas; ilmu komputer, teknik komputer, dan departemen TI dan sekolah; anggota dari industri, perorangan dan bahkan orang tua siswa. Berlatar belakang untuk mendukung dan mempromosikan pengajaran ilmu komputer dan disiplin komputasi lainnya. CSTA memberikan ruang bagi guru dan siswa di TK-SMA untuk lebih memahami disiplin komputasi dan lebih berhasil mempersiapkan diri untuk mengajar dan belajar dan membekali siswa dalam belajar maupun keterampilan abad ke-21.

Struktur Organisasi Standar Kurikulum Ilmu Komputer CSTA Untuk SD-SMA

Struktur Organisasi Standar Kurikulum Ilmu Komputer CSTA Untuk SD-SMA

Selain CSTA, untuk pembanding bagi pengembangan kurikulum mata pelajaran TIK di kurikulum 2013 sebenarnya banyak pilihan yang dapat digunakan, misalnya: kurikulum mata pelajaran Computing (Komputasi) Inggris untuk jenjang TK-SMA, kurikulum Digital Technologies (Teknologi Digital) Australia untuk jenjang TK-SMA, kurikulum Computer Applications Singapura untuk jenjang Sekolah Menengah, kurikulum Information and Communication Technology (ICT) di Kanada (manitoba), TK sampai kelas 12, kurikulum ICT UNESCO.

Standar Ilmu Komputer CSTA

Ilmu komputer menurut CSTA adalah studi tentang komputer dan proses algoritmik, termasuk prinsip-prinsip mereka, desain hardware dan software, aplikasi, dan dampaknya terhadap masyarakat dan mencakup unsur-unsur berikut: pemrograman, desain hardware, jaringan, grafis, database dan pencarian informasi, keamanan komputer, desain perangkat lunak, bahasa pemrograman, logika, paradigma pemrograman, terjemahan antara tingkat abstraksi, kecerdasan buatan, batas-batas komputasi (apa yang tidak bisa dilakukan komputer), aplikasi di bidang teknologi informasi dan sistem informasi, dan isu-isu sosial (keamanan Internet, privasi, kekayaan intelektual, sosial media, dan sebagainya).

Kategori Materi Kurikulum Ilmu Komputer CSTA Untuk SD-SMA

Kategori Materi Kurikulum Ilmu Komputer CSTA Untuk SD-SMA

Standar Ilmu Komputer K-12 memberikan hasil belajar bagi siswa kelas K melalui 12 hasil belajar ini dibagi menjadi tiga tingkatan: Level 1 (kelas K-6) Ilmu Komputer dan Me; Level 2 (kelas 6-9) Ilmu Komputer dan Masyarakat; Level 3 (kelas 9-12) Menerapkan konsep dan menciptakan solusi dunia nyata (Tingkat 3A: (kelas 9 atau 10) Ilmu Komputer di Dunia Modern, Tingkat 3B: (kelas 10 atau 11) Prinsip Ilmu Komputer, Tingkat 3C: (kelas 11 atau 12) Topik di bidang Ilmu Komputer). Hasil pembelajaran dalam setiap tingkat akan disusun dalam kategori berikut: • Berpikir Komputasi, • Kolaborasi, • Praktek Komputasi, • Komputer dan Perangkat Komunikasi, • Komunitas, Global, dan Dampaknya Secara Etika

Standar Ilmu Komputer CSTA dan Standar Lainnya

Kelebihan CSTA dalam merumuskan standar kurikulumnya adalah adanya pemetaan standar Ilmu Komputer yang sesuai dengan standar keilmuan lainnya. Hal ini dilakukan untuk membantu guru dalam memahami bagaimana ilmu komputer membantu mencapai tujuan dari berbagai tujuan pembelajaran. Sebagai sebuah standar, CSTA juga tidak berdiri sendiri melainkan berkolaborasi dengan berbagai standar nasional. Beberapa standar yang dimaksudkan diantaranya adalah: Common Core State Standards, Common Core Mathematical Practices Standards, STEM Cluster Topics, dan Partnership for the 21st Century Essential Skills.

Dari 4 standar tersebut, 2 standar yang menarik bagi saya, yaitu kesesuaian dengan topik dalam standar STEM, dan standar keterampilan abad 21:

  • Ilmu Komputer adalah disiplin STEM (Engineering, Mathematics, Science, and Technology): Memiliki dasar teoritis sendiri dan dasar-dasar matematika, dan melibatkan penerapan logika dan penalaran. Ini mencakup pendekatan ilmiah untuk pengukuran dan eksperimen. Ini melibatkan desain, konstruksi, dan pengujian artefak tujuan. Hal ini membutuhkan pemahaman, apresiasi, dan penerapan berbagai teknologi.
  • Kerangka Kompetensi Abad 21. Dimana pergeseran paradigma belajar abad 21 dan kerangka kompetensi abad 21 ini menjadi pijakan di dalam pengembangan kurikulum 2013. Standar CSTA (Computational Thinking, Collaboration, Computing Practice and Programming, Computers and Communication Devices, Community, Global, and Ethical Impacts) dipetakan ke dalam keterampilan abad 21: Creativity & Innovation, Critical Thinking & Problem-Solving, Communication & Collaboration, Information Literacy, Media Literacy, Information Communication Technology Literacy, Flexibility & Adaptability, Initiative & Self-Direction, Social & Cross-Cultural Skills, Productivity & Accountability, Leadership & Responsibility.

Salah satu kabar baik bahwa Standar Ilmu Komputer CSTA ini juga sudah ditinjau dan dapat disetujui bersama oleh Komite Standar CSTA dan Linux Professional Institute untuk mengkolaborasikan dokumen kurikulum CSTA dengan materi Linux Essentials. Linux Professional Institute (LPI) adalah sebuah organisasi non-profit yang menyediakan sertifikasi profesi vendor-independen untuk administrator sistem Linux dan programer.

Perbandingan Kurikulum TIK KTSP dengan kurikulum Ilmu Komputer CSTA

Untuk melihat sejauh mana kesenjangan antara materi (berupa standar kompetensi (menjadi kompetensi inti di kurikulum 2013) dan kompetensi dasar) TIK KTSP dibandingkan dengan kurikulum Ilmu Komputer CSTA, berikut sedikit hasil perbandingan materi tersebut. Secara umum, kondisi standar isi TIK Nasional ditinjau dari kekuatan dan kelemahan hasil analisis dokumen adalah sebagai berikut:

  • Kekuatannya yaitu: a. Standar isi kurikulum TIK Nasional telah memberikan konsep dasar TIK termasuk cara pengoperasian standar dengan mempertimbangkan pada konsep etika, keselamatan, kesehatan kerja, termasuk juga Hak atas Kekayaan Intelektual. b. Telah mendorong pada kreatifitas siswa dalam pemanfaatan TIK untuk menghasilkan produk meskipun terbatas pada teks dan grafik.
  • Kelemahannya yaitu: a. Cenderung berorientasi pada TIK sebagai Alat, belum secara mendasar memberikan konsep pengembangan TIK itu sendiri b. Belum mengintegrasikan TIK dengan mata pelajaran yang terkait lainnya untuk melakukan analisis maupun pengembangan ide. c. Belum menerapkan konsep pemanfaatan TIK dalam membuat suatu model sebagai pemecahan masalah.

Selain faktor kesejangan antar materi, kita juga harus melihat kondisi sekolah di Indonesia dan SDM yang sudah dimiliki, sehingga adopsi kurikulum ilmu komputer CSTA benar-benar sesuai dan dapat diimplementasikan dengan baik.

Pemetaan Standar CSTA untuk Mata Pelajaran TIK di Kurikulum 2013

Pemetaan standar CSTA perlu dilakukan untuk melihat bagaimana standar kurikulum tersebut dapat diterima dan sesuai dengan latar belakang kurikulum 2013 dan arah pengembangan (salah satunya dapat dilihat di bagian Standar Kompetensi Lulusan dan Kompetensi Inti Kurikulum 2013). Orientasi Kurikulum 2013 adalah terjadinya peningkatan dan keseimbangan antara kompetensi sikap (attitude), keterampilan (skill) dan pengetahuan (knowledge).

Alasan Pengembangan Kurikulum 2013

Alasan Pengembangan Kurikulum 2013

Empat faktor berikut juga menjadi alasan pengembangan Kurikulum 2013 yaitu:

  1. Tantangan masa depan diantaranya meliputi arus globalisasi, masalah lingkungan hidup, kemajuan teknologi informasi, konvergensi ilmu dan teknologi, dan ekonomi berbasis pengetahuan.
  2. Kompetensi masa depan yang antaranya meliputi kemampuan berkomunikasi, kemampuan berpikir jernih dan kritis, kemampuan mempertimbangkan segi moral suatu permasalahan, kemampuan menjadi warga negara yang efektif, dan kemampuan mencoba untuk mengerti dan toleran terhadap pandangan yang berbeda.
  3. Fenomena sosial yang mengemuka seperti perkelahian pelajar, narkoba, korupsi, plagiarisme, kecurangan dalam berbagai jenis ujian, dan gejolak sosial (social unrest).
  4. Persepsi publik yang menilai pendidikan selama ini terlalu menitikberatkan pada aspek kognitif, beban siswa yang terlalu berat, dan kurang bermuatan karakter.

Standar Kompetensi Lulusan dan Kompetensi Inti Kurikulum 2013

Dokumen standar kompetensi lulusan untuk kurikulum 2013 dapat kita lihat Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 54 Tahun 2013 Tentang Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar Dan Menengah. Pengertian Standar Kompetensi Lulusan adalah kriteria mengenai kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Standar Kompetensi Lulusan digunakan sebagai acuan utama pengembangan standar isi, standar proses, standar penilaian pendidikan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, dan standar pembiayaan.

Sedangkan untuk dokumen dan uraian Kompetensi Inti Kurikulum 2013, dapat kita lihat dalam 3 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan:

  • Peraturan Menteri Pendidikan Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 2013 Tentang Kerangka Dasar Dan Struktur Kurikulum Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah
  • Peraturan Menteri Pendidikan Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 68 Tahun 2013 Tentang Kerangka Dasar Dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah
  • Peraturan Menteri Pendidikan Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 69 Tahun 2013 Tentang Kerangka Dasar Dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah

Kompetensi inti dirancang seiring dengan meningkatnya usia peserta didik pada kelas tertentu. Melalui kompetensi inti, integrasi vertikal berbagai kompetensi dasar pada kelas yang berbeda dapat dijaga. Rumusan kompetensi inti menggunakan notasi sebagai berikut:

  1. Kompetensi Inti-1 (KI-1) untuk kompetensi inti sikap spiritual;
  2. Kompetensi Inti-2 (KI-2) untuk kompetensi inti sikap sosial;
  3. Kompetensi Inti-3 (KI-3) untuk kompetensi inti pengetahuan;
  4. Kompetensi Inti-4 (KI-4) untuk kompetensi inti keterampilan.

Siapa Yang Harus Terlibat Dalam Pengembangan Kurikulum TIK

Seperti model CSTA, banyak pihak (Stakeholder) yang harus terlibat dalam pengembangan kurikulum TIK, diantaranya adalah: Pusat kurikulum, guru, kepala sekolah, orang tua siswa, ahli pendidikan, pakar dari perguruan tinggi, dan anggota masyarakat yang dipilih. Masukan-masukan dari berbagai macam stakeholder akan memastikan bahwa kurikulum secara terus menerus memenuhi kebutuhan siswa dan bahwa selalu ada transisi yang berkesinambungan dari kelas yang satu ke kelas yang lain sampai ke perguruan tinggi dan dunia kerja. Contoh lainnya dalam pengembangan kurikulum ICT untuk sekolah-sekolah di Inggris untuk mempersiapkan siswa di kehidupan setelah sekolah, kurikulum TIK disusun bukan oleh birokrat tetapi oleh para guru dan pakar, dipimpin oleh British Computer Society dan Royal Academy of Engineering, dengan masukan dari para pemimpin industri seperti Microsoft, Google dan pemimpin dalam industri game komputer. – di kurikulum baru mengajarkan anak-anak tentang ilmu komputer, teknologi informasi, dan literasi digital: mengajar mereka bagaimana membuat kode (koding), dan bagaimana untuk membuat program mereka sendiri; bukan hanya bagaimana bekerja dng komputer; tapi bagaimana komputer bekerja, dan bagaimana membuatnya bekerja untuk kita.

Mengakhiri tulisan ini, saya berharap semoga mata pelajaran TIK tetap ada sebagai mata pelajaran wajib di struktur kurikulum 2013 untuk jenjang sekolah SD, SMP dan SMA. Kurikulum 2013 adalah kurikulum yang berbasis TIK dan TIK di sekolah seharusnya jangan hanya dianggap sebagai alat bantu pembelajaran, tetapi perlu ditinjau sebagai keilmuan (bidang ilmu) dan skill. Sangat jelas tujuannya, untuk mendukung pembelajaran berbasis TIK dan untuk membekali siswa dengan kemampuan belajar dan keterampilan sesuai kerangka kompetensi abad 21. Semoga.

Referensi:

  • The Computer Science Teachers Association. http://csta.acm.org/
  • CSTA K-12 Computer Science Standards. http://csta.acm.org/Curriculum/sub/K12Standards.html
  • K–12 Computer Science Standards Revised 2011. http://csta.acm.org/Curriculum/sub/CurrFiles/CSTA_K-12_CSS.pdf
  • Kurikulum Ilmu Komputer SD-SMA (K-12) versi ACM: Masukan untuk perbaikan kurikulum TIK kita. http://yudiwbs.wordpress.com/2010/03/15/kurikulum-ilmu-komputer-sd-sma-k-12-versi-acm-masukan-untuk-perbaikan-kurikulum-tik-kita/
  • Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 54 Tahun 2013 Tentang Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar Dan Menengah. http://www.puskurbuk.net/downloads/browse/Produk_Hukum/UU-PP-Permen_2013/03.+Permendikbud+No.+54+Tahun+2013+%28SKL+Dikdasmen%29/
  • Peraturan Menteri Pendidikan Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 2013 Tentang Kerangka Dasar Dan Struktur Kurikulum Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah. http://www.puskurbuk.net/downloads/browse/Produk_Hukum/UU-PP-Permen_2013/07.+Permendikbud+No.+67+Tahun+2013+%28Krngka+Dasar+dan+Strktr+Kurikulum+SD_MI%29/
  • Peraturan Menteri Pendidikan Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 68 Tahun 2013 Tentang Kerangka Dasar Dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah. http://www.puskurbuk.net/downloads/browse/Produk_Hukum/UU-PP-Permen_2013/08.+Permendikbud+No.+68+Tahun+2013+%28Krngka+Dasar+dan+Strktr+Kurikulum+SMP_MTs%29/
  • Peraturan Menteri Pendidikan Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 69 Tahun 2013 Tentang Kerangka Dasar Dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah. http://www.puskurbuk.net/downloads/browse/Produk_Hukum/UU-PP-Permen_2013/09.+Permendikbud+No.+69+Tahun+2013+%28Krngka+Dasar+dan+Strktr+Kurikulum+SMA_MA%29/