Usulan Fungsi Ubuntu dan Aplikasi Open Source dalam sistem Dual Sistem Operasi di Laboratorium Komputer Sekolah

Gcompris EdubuntuJika di tempat rekan-rekan pembaca ada yang berencana untuk menggunakan dual sistem perangkat lunak yang digunakan di laboratorium komputer sekolah dengan menyandingkan perangkat lunak berbasis Windows dan perangkat lunak Open Source, saya memiliki beberapa usulan yang barangkali dapat menambah daftar alasan yang digunakan untuk menjelaskan fungsi perangkat lunak kedua (Linux dan aplikasi open source di dalamnya) ;-)

  1. Memperkenalkan siswa akan software sistem operasi dan aplikasi open source yang gratis dan saat ini sangat populer di kalangan komunitas IT dan universitas kepada siswa, berkaitan juga dengan materi tentang lisensi software dan HAKI. Minimal siswa pernah melihat dan menggunakannya.
  2. Digunakan dalam materi Sistem Operasi, jenis lisensi software, Internet dan materi lainnya: 1. Belajar mengenal desktop dan lingkungan Linux Ubuntu. 2. Mengenal aplikasi open source untuk: office, jaringan, pemrograman, desain grafis, desktop publishing, multimedia, internet, komunikasi, pengaturan sistem.
  3. Untuk membersihkan virus yang tidak dapat ditangani di windows.
  4. Siswa dapat belajar jaringan menggunakan Linux.
  5. Mempersiapkan siswa mengikuti kompetisi Open Source Software. Sekolah memiliki impian, bahwa pemenang kompetisi open source software di indonesia adalah dari siswa-siswi sekolah rekan-rekan.
  6. Digunakan untuk browsing dan aktivitas menggunakan komputer sehari-hari jika sistem windows rusak.

Disamping hal-hal yang sudah ada di atas, kita sebutkan juga impian sekolah dengan laboratorium komputer TK-SD dan SMP-SMA di sekolah rekan-rekan untuk tahun pertama:

  • Komputer server dapat digunakan untuk menghidupkan semua client, hal ini akan memudahkan bagi guru untuk menyiapkan laboratorium agar siap digunakan pada pelajaran yang akan berlangsung, sekaligus memastikan semua komputer dapat digunakan. Ada software open source yang dapat digunakan yaitu (iTALC – Intelligent Teaching And Learning with Computers). Software ini dapat juga berfungsi untuk mengontrol semua client, meski dengan dual sistem (Windows dan Linux) sekalipun. Contoh kisah suksesnya ada di Internet, pada halaman wiki yang terdapat dilinks berikut http://sourceforge.net/apps/mediawiki/italc/index.php?title=Success_stories.
  • Terdapat software open source yang dipasang pada server/client yang dapat mendeteksi semua komponen hardware serta software yang terinstal pada PC client dan dapat dibuatkan laporannya. Hal ini akan membantu kita untuk mengumpulkan data tentang hardware, versi software, driver serta mempercepat menangani kerusakan/troubleshooting.
  • Siswa dapat menggunakan laboratorium komputer untuk belajar berbagai aplikasi server, minimal menjalankan aplikasi server secara remote. Misalnya siswa dapat membuat web sendiri dengan alamat . Sehingga web tersebut dapat diakses bersama-sama dalam jaringan.

Daftar aplikasi yang diinstal di Linux Ubuntu, beberapa di antaranya bisa dilihat di halaman Free/Open Source Software, atau silahkan menggunakan distro Edubuntu yang dirancang khusus untuk sekolah (edukasi). Demikian usulan singkat saya. Selamat mencoba Dual OS :-)