Virtualisasi Menggunakan Qemu Di Fedora 9

Login Qemu Fedora 9Ini adalah artikel beberapa bulan lalu yang saya temukan terselip di arsip data-data saya, sayang jika dibuang.. :D
Setelah googgling untuk mencari berbagai informasi mengenai virtualisasi di Linux, akhirnya saya putuskan untuk memilih Qemu sebagai open source processor emulator pilihan saya di Fedora 9. Alasannya sederhana saja, saya melihat judul dari situs Qemu, “QEMU is a FAST processor emulator”. Qemu sendiri selain di Linux, dapat juga dijalankan pada Windows dan Mac OS sebagai host ataupun guest.

Paket yang perlu diinstal silahkan diunduh dari repository livna, sesuaikan dengan versi kernel yang digunakan:
akmods-kqemu dan kmods-kqemu (Read more…)

Repository Linux Fedora 9

repo-fedora-9.jpgSekedar catatan singkat bagaimana mengkonfigurasi repository aplikasi di Linux Fedora 9. Repository yang saya maksudkan adalah melalui media CD/DVD, internet, repository lokal dan jaringan. Membuat repository jaringan sangat penting dilakukan di lab komputer sekolah kita. Tujuannya adalah memudahkan pengelolaan paket baik pada server maupun client.
Sebagai catatan, lokasi direktory file konfigurasi repository fedora adalah di /etc/yum.repos.d/.

1. Media CD/DVD
Jika kita memiliki DVD repository Fedora 9 (ada 4 DVD repository), dan menginginkan pengelolaan paket melalui media DVD tersebut. Tambahkan file dvd-fedora.repo, yang berisi: (Read more…)

NetworkManager Di Fedora 9, Membuat Networking Di Linux Semakin Mudah

NetworkManager Connections EditorNetworking di Linux saat ini bagi rekan-rekan pengguna laptop semakin mudah. Rekan-rekan tidak harus menggunakan command line atau file konfigurasi untuk mengelola koneksi networking (jaringan). NetworkManager memungkinkan hal tersebut dapat berjalan. Ketika rekan-rekan berada pada lokasi dengan koneksi jaringan yang berbeda, misalnya rekan-rekan yang memiliki koneksi Wireless pada area Hotspot, maka NetworkManager secara otomatis akan menghubungkan dengan jaringan Wifi tersebut. Untuk berganti antar jaringan wireless, klik saja dari daftar yang tersedia dalam applet. Dan ketika rekan-rekan kembali ingin menggunakan jaringan dengan koneksi melalui kabel (Wired Network Connection), hanya perlu memasangkan kembali kabel jaringan ke laptop. Dengan demikian, rekan-rekan pengguna laptop yang biasa berpindah antara koneksi Wireless WiFi dan Wired Ethernet connections akan merasakan sangat terbantu dengan adanya NetworkManager ini.

NetworkManager merupakan service/daemon (dengan tools tambahan) untuk memudahkan otomatisasi pengelolaan perangkat jaringan dan koneksi jaringan. NetworkManager semakin powerfull dan fungsional dengan mengintegrasikan dbus dan hal. Salah satu yang penting dari NetworkManager adalah dapat berjalan dalam berbagai desktop-environment (Gnome, KDE, Xfce) dan distro linux (Fedora, Ubuntu, SuSE, Debian, Gentoo, dsb).  Source tarballs untuk release terakhir NetworkManager dapat diunduh dari GNOME FTP Server. (Read more…)

Menyandingkan Ubuntu 8.04 LTS (Hardy Heron) Dengan Fedora 9 (Sulphur)

Dual booting Ubuntu 8.04 LTS dengan Fedora 9Melanjutkan kebiasaan dan tradisi dengan hadirnya release terbaru distro Linux yang biasa saya gunakan, so kemarin saya instal distro Linux Fedora 9 (Sulphur) untuk mendampingi Ubuntu 8.04 LTS (Hardy Heron) dalam PC yang saya gunakan bekerja sehari-hari di tempat kerja. Istilah lainnya dual booting .. :-) Installer Fedora 9 menggunakan DVD, meski saat ini sudah tersedia versi Live CD-nya. Ubuntu 8.04 LTS yang saya gunakan merupakan versi desktop yang sudah saya tambahkan beberapa paket untuk server. Artikelnya sudah saya tuliskan di Mencoba Ubuntu 8.04 LTS Versi Desktop. Selain karena kebutuhan untuk membiasakan diri dengan berbagai distro Linux yang paling banyak digunakan di tempat kerja, tujuannya adalah untuk mempelajari aplikasi server dan desktop guna mempersiapkan pelatihan Linux dan OSS bagi guru dan karyawan sekaligus laboratorium TIK berbasis Linux dan OSS.

Masing-masing distro diinstal menggunakan 3 partisi, yaitu /, swap, dan /home dalam harddisk 80 GB (jadi ada 6 partisi harddisk). (Read more…)

Instalasi Drupal 6.0 di Web Server Apache (lokal) Menggunakan Linux Fedora 8

by FX. Eko Budi Kristanto on February 21, 2008
in CMS, Drupal

Instalasi Drupal 6.0 Fedora 8Setelah sempat tertunda beberapa bulan, akhirnya saya sempatkan untuk mencicipi Drupal, salah satu CMS Open Source terbaik saat ini. Dengan kehadiran release terbaru Drupal 6.0, tepat jika saya mencoba keperkasaannya. Dalam release terbaru ini, salah satunya pada konfigurasi block sudah memiliki fitur drag-and-drop, jadi memudahkan saya sebagai pemula Drupal. Berbekal file INSTALL.TXT yang disertakan dalam source code Drupal 6.0, saya mencoba instal di Notebook berbasis OS Linux Fedora 8 yang saya gunakan sehari-hari. Drupal 6.0 menggunakan database MySQL atau PostgreSQL, jadi saya buat dulu database MySQL untuk instal. Proses instalasi berjalan mulus, karena Apache sudah terkonfigurasi dengan baik. Hanya saja saat login ke bagian Administrasi situs, saat klik Administer untuk mengkonfigurasi situs, lama banget. Setelah saya telusuri, ternyata karena saya menggunakan web server lokal dan tidak terhubung internet, maka fitur Update otomatis harus di-disable. Terbukti setelah itu semuanya menjadi lancar. Apa kesan pertama yang saya dapat? Drupal memang luar biasa!!! Semua yang dibutuhkan sudah tersedia. Mau upgrade modules? Hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja. (Read more…)

Instalasi Joomla 1.5 versi Stabil di Web Server Lokal pada Linux Fedora 8

Instalasi Joomla 1.5 Fedora 8Joomla 1.5 versi stabil sudah diluncurkan! Setelah menunggu kurang lebih 2,5 tahun, akhirnya Joomla 1.5 diluncurkan kemarin (22 Januari 2008) dengan nama kode Khepri. Fitur apa saja yang disertakan, silahkan dibaca di sini. Seperti rekan-rekan pengguna Joomla yang lainnya, saya menyambut peluncuran ini dengan bahagia tentunya. Tidak berlebihan seandainya dalam kesempatan ini saya pribadi ingin menyampaikan Proficiat untuk para Pengembang dan Komunitas Joomla CMS, yang sudah memberikan yang terbaik (Joomla 1.5 dengan lisensi GNU/GPL Licence). Sebelum menginstal, download source Joomla dari situs resminya di joomla.org. Format file yang saya gunakan adalah tar.gz (Joomla-1.5.0.tar.gz) dengan ukuran file 3,6 MB. (Read more…)

Instalasi Joomla 1.0.x di Web Server Lokal Berbasis Linux Fedora 8

Instalasi Joomla 1.0Pada artikel saya terdahulu, saya telah menuliskan tentang Ektension Joomla CMS Terbaik Pilihan Saya dan Panduan Singkat Membuat Web Server di Fedora 8. Sekarang saya akan melanjutkan tulisan tersebut untuk memanfaatkan Web Server Fedora dan Joomla CMS dalam membuat situs portal. Selain untuk belajar bagi rekan-rekan pemula pengguna Joomla seperti saya, instalasi ini juga dapat digunakan untuk mempersiapkan situs portal kita sebelum di-upload di webhosting kita (internet). Sebagai catatan, konfigurasi sistem pada Notebook yang saya gunakan adalah:

  • Sistem Operasi: Linux Fedora 8
  • Web Server : Apache (httpd 2.2.6-3)
  • DNS untuk domain lokal: www.sarolangun.local
  • Lokasi root direktori webserver : /var/www/html/sarolangun
  • User dan Group yang menjalankan webserver: user Apache dan group Apache (Read more…)

Page 1 of 3123