Posts tagged with Server :

Web Server Linux

Written by FX. Eko Budi Kristanto at - 14,458 views

Untuk konfigurasi web server dengan Apache pada Fedora Core 6, secara default sudah dapat jalan dengan hanya menjalankan service httpd saat boot atau dengan command sendiri. Tentunya harus disesuaikan dengan runlevel yang akan digunakan. Dalam bekerja sehari-hari, saya biasa menggunakan runlevel 5.

Kenapa saya harus membuat web server sendiri? Ada 3 alasan, yaitu:

  1. Belajar, mencoba keperkasaan LAMP (Linux-Apache-MySQL-PHP)
  2. Saya mau buat beberapa situs CMS dengan domain yang sengaja saya buat mirip dengan domain aslinya (ini sudah saya mulai saat saya memperkenalkan jaringan windows domain di lab komputer tempat saya bekerja). Impian saya kala itu adalah karena internet belum masuk lab, saya ingin seolah-olah siswa merasakan terhubung dengan jaringan internet, bisa punya web server sendiri (IIS), siswa bikin web sendiri dan aksesnya menggunakan domain lokal (meski akhirnya tidak dipakai oleh guru-guru. Sedih deh, padahal sudah saya buat panduannya. Hehe…). Pada kesempatan lain akan saya ceritakan pengalaman saya dalam membuat jaringan windows domain dan worgkroup.
  3. Tuntutan saat membuat proxy server untuk sekolah-sekolah YBHK, situs yang masuk dalam daftar blacklist squidguard otomatis akan saya redirect ke alamat web server local, yang menampilkan pesan singkat kami dari tim pengembang jaringan. Sebenarnya tanpa web server ini sih bisa jalan, tapi rasanya kurang pas jika siswa dan guru melihat kok alamatnya pakai IP address (so, saya gabungkan DNS server + Web server yang semuanya virtual ke proxy server yang saya buat). Sekalian iseng-iseng belajar bikin webhosting sendiri. Haha…

Proses konfigurasi yang saya lakukan:

  1. DNS server dipastikan berjalan dengan baik, termasuk untuk beberapa vitual domain untuk virtual Host yang akan saya buat.
  2. Edit file konfigurasi Apache.
  3. Membuat file tambahan untuk memudahkan manajemen virtual Host .
  4. Jalankan service httpd.
  5. Test konfigurasi web server menggunakan browser. read more →

Proxy server di tempat kerja saya

Written by FX. Eko Budi Kristanto at - 10,773 views

Server rakitan kantor sayaDalam 5 bulan terakhir ini saya bersama rekan-rekan di kantor sudah berhasil membuat 6 proxy server untuk kantor dan sekolah-sekolah tempat saya bekerja. Spesifikasi hardware yang digunakan adalah:

  • 3 proxy menggunakan HP Proliant ML 110 G4 dengan prosessor Intel Xeon 1,86 GHZ memory 1,5 Ghz (masing-masing menangani 60 client)

  • 2 proxy menggunakan HP Proliant ML 110 G3 dengan memory 1 Ghz

  • 1 proxy menggunakan PC Rakitan dengan memory 768 Mhz (dikantor saya)

Semua proxy server saya konfigurasikan dengan fungsi tambahan sebagai: Firewall, Router untuk membagi jaringan lab komputer dan ruang kantor guru dan TU, sebagai webserver lokal, dan sebagai DNS server lokal. Semuanya menggunakan sistem operasi Linux Fedora Core 6. read more →

DNS Server Linux

Written by FX. Eko Budi Kristanto at - 12,946 views

Mau membuat DNS Server di Linux? Dengan berbagai Domain yang berbeda? Mudah saja, ikuti petunjuk saya (ini sudah terbukti berjalan dengan mulus dan ngga pernah trouble lho…)

Prosesnya begini:

  1. Interface Network card yang digunakan dipastikan sudah terkonfigurasi dengan baik (lihat file /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0)

  2. Edit file konfigurasi named (named.conf, sesuaikan dengan konfigurasi Anda! (termasuk lokasinya)

  3. Buat file zone untuk domain yang disebutkan (reverse dan resolv-nya)

  4. Edit konfigurasi /etc/resolv.conf

  5. Jalankan service named

  6. Jika hasilnya adalah [OK] maka DNS Server sudah berhasil, jika hasilnya [FAILED] maka harus check error, ketikkan saja command

    # tail -f /var/log/messages
  7. Dan jika masih error terus, bersabar dan berdoalah… read more →